Malam 1 Suro
Mengapa Tanggal 26 Juni Orang Dilarang Keluar Rumah, Ternyata ini Penyebabnya
Ramai jadi perbincangan tanggal 26 Juni orang-orang dilarang keluar rumah.
TRIBUNBENGKULU.COM - Ramai jadi perbincangan tanggal 26 Juni orang-orang dilarang keluar rumah.
Padahal tanggal 26 Juni 2025 mendatang berdekatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 147 Hijriah.
Seperti diketahui Tahun Baru Islam adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
Lantas, mengapa kita justru tidak diperbolehkan keluar rumah saat tanggal 26 Juni 2025 tersebut?
Jadi Tribuners 26 Juni 2025 menjadi peringatan malam 1 Suro.
Hari 1 Suro merupakan hari penting dalam kalender Jawa.
Meskipun tanggal 1 Suro bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender hijriah tetapi terdapat perbedaan antara penanggalan Jawa dan penanggalan hijriah.
Tanggal 1 Suro merupakan penanda dimulainya tahun baru dalam kalender Jawa. Kalender Jawa, yang diciptakan oleh Sultan Agung, merupakan perpaduan antara kalender Saka (Hindu) dan kalender Hijriah (Islam).
Malam 1 Suro tahun 1959 Jawa jatuh pada Kamis malam, 26 Juni 2025. Hal ini karena 1 Suro 1959 bertepatan Jumat, 27 Juni 2025.
Nah, menurut masyarakat Jawa terdapat 4 larangan saat malam 1 Suro 2025.
Salah satunya adalah tidak boleh keluar rumah.
Bagi masyarakat Jawa, malam satu Suro dianggap sebagai malam yang sakral dan diperingati dengan berbagai ritual, seperti tirakat (menahan hawa nafsu atau berpantang) dan semadi (bermeditasi).
Sebagian masyarakat Jawa juga mempercayai bahwa ada larangan yang tidak boleh dilakukan saat malam 1 Suro sebagai berikut:
Larangan Malam 1 Suro
1. Tidak Boleh Keluar Rumah
Melansir Kompas.com, pemerhati budaya sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Tundjung W Sutirto, mengungkap mitos larangan keluar rumah saat malam 1 Suro berkaitan dengan Perjanjian Abipraya antara Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, dan Nyai Roro Kidul.
Dalam mitos yang berkembang, apabila keluar rumah pada malam 1 Suro akan sial karena diyakini akan bertemu dengan pasukan Nyi Roro Kidul yang menuju Keraton Yogyakarta atau Gunung Merapi.
Itulah kenapa tidak boleh keluar saat malam 1 Suro, terlebih jika tidak memiliki keperluan.
2. Tidak Boleh Membangun rumah
Konon, memulai membangun rumah pada malam 1 Suro bisa membawa kesialan bagi pemiliknya.
Kesialan yang dimaksud seperti mendatangkan sakit bagi penghuninya, penderitaan, terhambatnya rezeki, dan sebagainya.
3. Tidak Boleh Pindah Rumah
Pindah rumah pada malam 1 Suro dipercaya juga bisa mengundang musibah tertimpa kesialan.
4. Tidak Boleh Menggelar Pernikahan
Menurut mitos, salah satu hal yang pantang dilakukan saat malam satu Suro adalah menggelar pernikahan.
Konon, menikah saat malam 1 Suro dapat membawa sial bagi pasangan pengantin serta seluruh orang yang terlibat dalam acara.
Kalender Juni 2025 Lengkap dengan Penanggalan Jawa dan Hijriah
1 Juni 2025: Minggu Wage, 4 Besar 1958 Za' / 5 Dzulhijjah 1446 H
2 Juni 2025: Senin Kliwon, 5 Besar 1958 Za' / 6 Dzulhijjah 1446 H
3 Juni 2025: Selasa Legi, 6 Besar 1958 Za' / 7 Dzulhijjah 1446 H
4 Juni 2025: Rabu Pahing, 7 Besar 1958 Za' / 8 Dzulhijjah 1446 H
Juni 2025: Kamis Pon, 8 Besar 1958 Za' / 9 Dzulhijjah 1446 H
6 Juni 2025: Jumat Wage, 9 Besar 1958 Za' / 10 Dzulhijjah 1446 H
7 Juni 2025: Sabtu Kliwon, 10 Besar 1958 Za' / 11 Dzulhijjah 1446 H
8 Juni 2025: Minggu Legi, 11 Besar 1958 Za' / 12 Dzulhijjah 1446 H
9 Juni 2025: Senin Pahing, 12 Besar 1958 Za' / 13 Dzulhijjah 1446 H
10 Juni 2025: Selasa Pon, 13 Besar 1958 Za' / 14 Dzulhijjah 1446 H
11 Juni 2025: Rabu Wage, 14 Besar 1958 Za' / 15 Dzulhijjah 1446 H
12 Juni 2025: Kamis Kliwon, 15 Besar 1958 Za' / 16 Dzulhijjah 1446 H
13 Juni 2025: Jumat Legi, 16 Besar 1958 Za' / 17 Dzulhijjah 1446 H
14 Juni 2025: Sabtu Pahing, 17 Besar 1958 Za' / 18 Dzulhijjah 1446 H
15 Juni 2025: Minggu Pon, 18 Besar 1958 Za' / 19 Dzulhijjah 1446 H
16 Juni 2025: Senin Wage, 19 Besar 1958 Za' / 20 Dzulhijjah 1446 H
17 Juni 2025: Selasa Kliwon, 20 Besar 1958 Za' / 21 Dzulhijjah 1446 H
18 Juni 2025: Rabu Legi, 21 Besar 1958 Za' / 22 Dzulhijjah 1446 H
19 Juni 2025: Kamis Pahing, 22 Besar 1958 Za' / 23 Dzulhijjah 1446 H
20 Juni 2025: Jumat Pon, 23 Besar 1958 Za' / 24 Dzulhijjah 1446 H
21 Juni 2025: Sabtu Wage, 24 Besar 1958 Za' / 25 Dzulhijjah 1446 H
22 Juni 2025: Minggu Kliwon, 25 Besar 1958 Za' / 26 Dzulhijjah 1446 H
23 Juni 2025: Senin Legi, 26 Besar 1958 Za' / 27 Dzulhijjah 1446 H
24 Juni 2025: Selasa Pahing, 27 Besar 1958 Za' / 28 Dzulhijjah 1446 H
25 Juni 2025: Rabu Pon, 28 Besar 1958 Za' / 29 Dzulhijjah 1446 H
26 Juni 2025: Kamis Wage, 29 Besar 1958 Za' / 30 Dzulhijjah 1446 H
27 Juni 2025: Jumat Kliwon, 1 Suro 1959 Dal / 1 Muharram 1447 H
28 Juni 2025: Sabtu Legi, 2 Suro 1959 Dal / 2 Muharram 1447 H
29 Juni 2025: Minggu Pahing, 3 Suro 1959 Dal / 3 Muharram 1447 H
30 Juni 2025: Senin Pon, 4 Suro 1959 Dal / 4 Muharram 1447 H
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Bulan-Suci.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.