Selasa, 19 Mei 2026

Tahun Baru Islam 1447 Hijriah

Jam Berapa Pergantian Tahun Baru Islam Dimulai, Ingat 1 Muharram Bukan Jam 12 Malam

Umat Muslim di seluruh dunia akan segera menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang jatuh pada hari Jumat, 27 Juni 2025.

Tayang:
Penulis: Hafi Jatun Muawiah | Editor: M Syah Beni
TRIBUNBENGKULU.COM
Pergantian Tahun Baru Islam Hijriah 1447 H: Jam Berapa Tepatnya 1 Muharram Dimulai? 

Pergantian Tahun Baru Islam Hijriah 1447 H: Jam Berapa Tepatnya 1 Muharram Dimulai?

TRIBUNBENGKULU.COM – Umat Muslim di seluruh dunia akan segera menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang jatuh pada hari Jumat, 27 Juni 2025.

Namun, banyak yang masih bertanya-tanya: jam berapa tepatnya pergantian tahun baru Islam terjadi?

Kapan 1 Muharram 1447 H Dimulai?

Dalam kalender Hijriah, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam (Maghrib), bukan pukul 00.00 seperti di kalender Masehi.

Artinya, 1 Muharram 1447 H dimulai pada Kamis malam, tepat setelah waktu Maghrib, 26 Juni 2025.

Jadi, tahun baru Islam dimulai bukan pada Jumat pagi, tetapi Kamis malam setelah matahari terbenam.

Inilah sebabnya mengapa banyak umat Islam mengadakan doa akhir tahun dan doa awal tahun pada waktu menjelang dan sesudah Maghrib.

Makna Tahun Baru Hijriah

Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian tanggal, tetapi juga momen refleksi spiritual.

1 Muharram menandai peristiwa penting hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah—peristiwa yang menjadi titik awal penanggalan Hijriah.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, serta memperbaiki niat dan amal di awal tahun. Beberapa amalan yang biasa dilakukan antara lain:

Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun

Shalat sunnah dan membaca Al-Qur’an

Muhasabah (evaluasi diri)

Bersedekah dan berbuat baik

Doa Niat Baca Yasin 3 Kali Malam Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah

[Arab:]

اَللّٰهُمَّ افْتَحْ عَلَىَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَىَّ رَحْمَتَكَ وَذَكِّرْنِىْ مَانَسِيْتُ يَاذَاالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ

[Latin:]

Allohummaftah 'alayya hikmataka wansyur 'alayya rohmataka wa dzakkirnii maanasiitu yaa dzal jalaali wal ikhroomi

[Artinya:] 

"Ya Allah bukakanlah hikmahMu padaku, bentangkanlah rahmatMu padaku dan ingatkanlah aku terhadap apa yang aku lupa, wahai dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan."

Setelah membaca niat diatas, seorang muslim juga bisa membaca niatan dibawah ini menggunakan bahasa Indonesia setiap kali akan membaca yasin:

1. Surah Yasin pertama, dibaca untuk memohon panjang umur dan ketaatan serta ketaqwaan dan dapat istiqamah kepada Allah Ta'aala.

2. Surah Yasin kedua, dibaca untuk memohon diluaskan rezeki yang halal dan menolak bala.

3. Surah Yasin ketiga, dibaca untuk memohon ditetapkannya iman islam hingga akhir hayat.

Niat baca Yasin ini tidak ada yang khusus karena semua permohonan ditujukkan kepada Allah SWT agar bisa diberikan ampunan serta kebaikan.

Bacaan Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H

[Arab:]

اَللّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ. وَهَذَاعَامٌ جَدْيُدٌ قَدْ أَقْبَل. أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مَنَ الشْيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وِالْعَوْنَ عَلَى هَذه النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالْاشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ وَصَلَّي اللهُ عَلَي سَيّدِنَا مُحَمّدً وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِه وَسَلَّم

[Latin:]

Allahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwal. Wa alaa fadhlikal-azhimi wujuudikal-mu awwal. Wa haadzaa aamun jadiidun qad aqbal. Nas alukal ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa-ihii wa junuudihii. Wal auna alaa haadzhihin-nafsil-ammarati bis-suu-i. Wal-isytighaala bimaa yuqorribuni ilaika zulfa. Yaa dzal-jalaali wal-ikraam. Wa shallallaahu alaa sayyidina Muhammadin wa alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.

[Artinya:]

"Ya Allah Engkaulah yang abadi, dahulu, lagi awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu perlindungan dalam tahun ini dari godaan setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan, agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, dan ke atas para keluarga dan sahabatnya."

Bacaan Doa Akhir Tahun Hijriyyah

[Arab:]

اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنَيْ عَنْهُ وَ لَمْ تُرُضِهِ وَ نَسِيْتَهُ وَ لَمْ تَنْسَهُ وَ حَلَمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَي عُقُوْبَتِيْ وَ دَعَوْتَنِيْ اِلَي التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيتَكَ اَللّهُمَّ فَاِنِّيْ اسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ وَ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدتْنِي الثَّوَابَ فَاَسْاَلُكَ اللّهُمَّ يَا ذَا الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ اَنْ تَقْبَلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ وَصَلَّي اللهُ عَلَي سَيّدِنَا مُحَمّدً وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِه وَسَلَّم

[Latin:]

Allahumma maa ‘amiltu fi haadzhis-sanati mimmaa nahaitanii ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubatii wa da’autanii ilat taubati ba’da jur-atii alaa ma’syiyatika, Allahumma fa inni astagfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtanitsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal judi wal karami an tataqabbalahuu minnii wa laa taqtha’ rajaaii minka yaa kariim. wa shallalahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam.

[Artinya:]

"Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-mu, sedang kami belum bertaubat, padahal engkau tidak melupakannya dan engkau bersabar, yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau sudah mengajak saya untuk bertaubat sesudah saya maksiat. Karena itu ya Allah saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala yang telah saya kerjakan selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat yang maha pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas pendahulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya."

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved