Berita Bengkulu Utara
Kampung Nelayan Rp 25 Miliar di Enggano Bengkulu Dibangun di Desa Kahyapu
Kampung Nelayan senilai Rp 25 miliar di Pulau Enggano direncanakan dibangun di Desa Kahyapu untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2025 terkait pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Enggano.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 25 miliar.
Menanggapi hal itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Setdakab Bengkulu Utara, Heru Susanto, menerangkan bahwa pihaknya telah menyusun dan mengusulkan proposal pembangunan KNMP kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Ini sudah dibuat proposalnya, tinggal pemantapan dan percepatan pelaksanaannya saja," jelas Heru.
Dalam proposal tersebut, Heru menyebutkan bahwa lokasi pembangunan KNMP direncanakan di Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, dengan luas wilayah sekitar 1,5 hektare.
"Luas wilayah ini kurang lebih 1,5 hektare di Desa Kahyapu," ujar Heru.
Sementara itu, rincian alokasi dana pembangunan KNMP sebesar Rp 25 miliar meliputi: Penyediaan Fasilitas Produksi Perikanan sebesar Rp 8 miliar, pembangunan jalan kawasan sentra nelayan Rp 4 miliar, Sentra Kuliner Perikanan Rp 3 miliar, penyediaan Kios Pembekalan Melaut Rp 1 miliar, perbaikan dan pembangunan tambatan perahu Rp 1,5 miliar, penyediaan sarana air bersih Rp 500 juta, instalasi penerangan umum Rp 1 miliar, sarana dan prasarana budidaya ikan/kepiting Rp 4,7 miliar, serta unit produksi pakan mandiri sebesar Rp 1,3 miliar.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, perekonomian, dan produktivitas masyarakat Pulau Enggano.
Heru juga menyampaikan bahwa sejumlah instansi terkait telah menggelar rapat pemantapan dan percepatan pembangunan di Pulau Enggano.
"Hari ini kita rapat menindaklanjuti dari Inpres 12 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan di Pulau Enggano," ucap Heru.
Rapat tersebut berlangsung di Aula Dinas Perikanan Bengkulu Utara pada Senin (30/6/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, dan dihadiri oleh sejumlah SKPD terkait, antara lain Bappeda, Dinas PUPR Bengkulu Utara, DPMD, Dinas Koperasi, ATR/BPN, PLN, dan lainnya.
Lebih lanjut, Heru menjelaskan bahwa pada Selasa (1/7/2025) akan dilakukan rapat lanjutan oleh tim teknis untuk membahas infrastruktur yang akan dibangun.
"Besok tim teknis rapat kembali membahas teknisnya terkait infrastruktur yang akan dibangun," jelas Heru.
Hasil dari rapat tersebut kemudian akan diverifikasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, yang akan mengirimkan tim untuk menindaklanjuti pelaksanaan program tersebut.
Harapannya, program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini dapat terlaksana demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Pulau Enggano.
"Harapan kita program ini terlaksana untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pulau Enggano," harap Heru.
| Dua Petani Bengkulu Utara Ditangkap dan Ditahan Usai Konflik Lahan dengan Perusahaan Sawit |
|
|---|
| Tahun Kedua Kepemimpinan, Bupati Arie Prioritaskan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Bengkulu Utara |
|
|---|
| Masuk Tahun Kedua Kepemimpinan, Bupati Arie Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan Bengkulu Utara |
|
|---|
| Bupati Arie Tinjau Lokasi Banjir di Batik Nau Bengkulu Utara, Bantuan Segera Disalurkan |
|
|---|
| Potret Perjuangan Anak Desa Tanjung Genting Bengkulu Utara Berangkat Sekolah Melintasi Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/TINDAK-LANJUT-PEMBANGUNAN-KNMP-BU.jpg)