Jumat, 5 Juni 2026

Berita Viral

Dokter Tifa Prihatin Bongkar Kondisi Kesehatan Jokowi: Kondisi Serius dan Tak Main-main

Menurut dokter Tifa  jalan Jokowi yang tertatih-tatih makin menguatkan analisasnya soal sakit yang diderita Jokowi.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Tribun Bogor/net
KESEHATAN JOKOWI- Dokter Tifa makin prihatin dengan kesehatan Jokowi. Terbaru Dokter Tifa menyoroti video Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang berjalan tertatih-tatih di media sosial X setelah sebelumnya dikabarkan sakit kulit. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Dokter Tifa terus menyoroti kesehatan Joko Widodo atau Jokowi setelah menelisik soal penyakit kulit dan juga soal jalan Jokowi.

Terbaru Dokter Tifa menyoroti video Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang berjalan tertatih-tatih di media sosial X setelah sebelumnya dikabarkan sakit kulit.

Video itu, menurut Dokter Tifa, merupakan momen ketika Jokowi pergi liburan bareng keluarga.

Dengan video ini, salah satu penuding ijazah Jokowi palsu ini semakin yakin dengan analisanya terkait penyakit Jokowi.

Video itu menunjukan Jokowi yang mengenakan jaket jeans berjalan menaiki tangga dan terlihat tangannya sempat memegangi sekitar lututnya saat melangkah.

Menurut dokter Tifa  jalan Jokowi yang tertatih-tatih makin menguatkan analisasnya soal sakit yang diderita Jokowi.

Bahkan dengan lugas, dokter Tifa memberkan soal soal imun yang mengguncang Jokowi dari dalam.

Dokter Tifa menyebutkan apa yang terjadi pada Jokowi adalah hal yang serius dan butuh perhatian ekstra

Namun tidak disebutkan sumber video itu dari mana, Dokter Tifa pun mengunggahnya sendiri ke media sosial X.

Menurut Dokter Tifa ini bisa jadi sebuah sinyal atau pertanda.

Berdasarkan analisanya terkait penyakit Jokowi, Dokter Tifa membahas soal autoimun.

"Dalam liburan bersama cucu, Joko Widodo terlihat berjalan tertatih," kata Dokter Tifa dalam akun X pribadinya, Selasa (1/7/2025).

"Secara medis, pola jalan seperti ini bukan sekadar kelelahan biasa," sambung Tifa.

Dia menyebutkan bahwa apa yang terjadi dengan tubuh Jokowi bis jadi merupakan manifestasi klinis.

"Ini dapat menjadi manifestasi klinis dari kondisi autoimun yang menyerang sistem muskuloskeletal atau saraf pusat," katanya.

"Pada pasien autoimun yang bersifat progresif—seperti lupus eritematosus sistemik, multiple sclerosis, atau polimiositis—kerusakan jaringan otot dan saraf dapat menyebabkan kelemahan ekstremitas bawah, tremor, dan gangguan proprioseptif," ujar Tifa.

Jika sistem imun ini justru menyerang tubuh sendiri secara agresif, kata dia, maka pergerakan menjadi lambat, tidak simetris.

"Dan rentan terhadap kelelahan berat setelah indivitas ringan," kata Tifa.

Menurutnya, gelaja ini patut menjadi perhatian.

Gejala ini patut menjadi perhatian bukan hanya dari sisi medis. 

"Jalan tertatih Jokowi bisa jadi bukan sekadar lelah usia, namun isyarat sistem imun yang tengah mengguncang tubuhnya dari dalam.

"Dan saya sampaikan ini untuk mengingatkan. Jangan  remehkan kondisi. Keluarga, Dokter Pribadi, Termul-Termul, Buzzer-Buzzer harus tahu, ini kondisi serius, tidak main-main," kata TIfa.

“Gerak tubuh tak pernah bohong, tubuh membawa pesan biologis yang lebih jujur daripada kata-kata di depan pintu pagar rumah," ungkapnya.

Bantah Hoax Jokowi Kritis

Sebelumnya, sempat beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan kerumunan warga dengan narasi bahwa Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tengah dalam kondisi kritis dan dirawat di rumah sakit. 

Namun kabar tersebut dibantah langsung oleh ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah.

“Tidak, beliau sedang tidak dirawat di Rumah Sakit,” kata Syarif saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (28/6/2025) dikutip dari Kompas.com.

Syarif menegaskan bahwa informasi yang tersebar melalui video tersebut merupakan hoaks yang tidak berdasar dan dapat menimbulkan keresahan publik. 

“Hoax itu, mari kita bersama-sama lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai video atau narasi yang belum terverifikasi secara resmi.

“Jangan mudah percaya sebelum memastikan kebenarannya. Menyebarkan hoaks hanya akan menimbulkan keresahan dan merugikan banyak orang. Verifikasi dulu, sebarkan kemudian,” jelasnya.

Sebelumnya, Jokowi juga telah memberikan pernyataan langsung kepada media bahwa dirinya dalam kondisi sehat, meskipun masih menjalani pemulihan dari penyakit alergi kulit. 

“Ya, baik. Baik-baik saja,” kata Jokowi saat ditemui pada Kamis (26/6/2025). 

“Baik-baik saja tapi masih dalam, sedikit pemulihan,” lanjutnya.

Ada Koper Aneh

Salah satu penuding ijazah Jokowi palsu, Dokter Tifa kembali menyoroti Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang liburan ke luar kota.

Seperti diketahui, Jokowi mengakui bahwa kondisi kesehatannya mulai pulih.

Dirinya pun bisa keluar kota bahkan liburan bareng cucu ke Bali di momen libur panjang cucunya itu.

"Ya baik, baik-baik saja, masih dalam sedikit pemulihan," kata Jokowi di Solo dikutip dari Kompas TV tayangan 26 Juni 2025 kemarin sebelum berangkat liburan.

Jokowi juga mengatakan bahwa dalam momen liburan ini, dia mengantar cucu-cucunya mengisi libur panjang.

"Nganter cucu ke luar kota," kata Jokowi.

Merespons hal ini, Dokter Tifa memberikan komentar menohok.

Dia seperti curiga Jokowi liburan karena memilih untuk kabur dulu.

Hal itu Dokter Tifa sampaikan melalui akun media sosial X miliknya pada Minggu (29/6/2025).

"Kabur aja dulu atau bagaimana itu," cuit Dokter Tifa merespons pemberitaan Jokowi liburan bareng cucunya.

Dokter Tifa merasa curiga dengan koper yang dibawa Jokowi dan keluarga saat liburan.

"Liburan kopernya semobil," tulis Dokter Tifa.

Komentar menohok ini Dokter Tifa sampaikan setelah sebelumnya dia menganalisa penyakit yang diderita Jokowi sebelum berangkat liburan.

Ajudin Jokowi sempat menyampaikan bahwa kulit wajah Jokowi yang berubah disebabkan oleh alergi kulit saat berkunjung ke Vatikan.

Dokter Tifa tidak percaya jika penyebab wajah Jokowi memerah karena baru pulang dari Vatikan.

"Sakit kulit hingga peradangan sistemik bahkan sampai diduga dipasang CAPD, sejak dari Vatikan? Memangnya Vatikan sarang penyakit?," ungkap Dokter Tifa dalam cuitannya di Twitter, Senin (23/6/2025).

"Umat Katholik datang ke Vatikan untuk mendapatkan ketenangan dan pemurnian jiwa dan raga, pulang dari sana jadi sehat lahir batin,  kok orang satu ini malah jadi sakit berat?," sambung dia.

Diungkap Dokter Tifa, penyebab Jokowi sakit adalah karena stres berat.

"Menurut saya, pernyataan JW dan ajudannya, harus dikoreksi! Bahaya ini kalau pernyataan ini dibiarkan. Igantius Jonan dan Natalius Pigai pulang dari sana baik-baik saja. Semua tamu dari mancanegara  yang hadir pada pemakaman Paus Fransiscus pulang juga baik-baik saja. Jangan sembarangan sangkutpautkan sakitnya dengan udara dan cuaca Vatikan! Sakitnya karena STRES BERAT, memicu sistem Imun dan hormon metabolik mengalami disturbance dan turbulence sehingga porakporanda semua sistem tubuh," kata Tifa.

Tak cuma itu, Dokter Tifa juga menduga Jokowi sudah menggunakan peralatan medis bernama CAPD.

Alat CAPD adalah metode medis yang dipakai untuk prosedur cuci darah di rongga perut.

"Kalau melihat dari tanda dan gejala yang sama-sama kita lihat, praktis sejak bulan April 2025 hingga sekarang, dan saya asses adalah Penyakit Autoimun Agresif, maka dugaan saya alat itu adalah CAPD. Ini adalah assessment dari seorang Dokter atas pertanyaan para netizen," akui Dokter Tifa.

Namun setelah penyakit Jokowi itu dia analisa, Jokowi kemudian tiba-tiba muncul kembali ke publik berniat ingin liburan bareng cucu.

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved