Berita Kepahiang
Beras Premium Diduga Oplosan Beredar di Kepahiang, Pedagang Telanjur Ambil Stok Banyak
Beras premium yang masuk daftar beras diduga oplosan ternyata juga ditemukan di Kepahiang, Bengkulu.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Beras premium yang masuk daftar beras diduga oplosan yang diumumkan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Satgas Pangan Polri ternyata juga ditemukan di Kepahiang, Bengkulu.
Pantauan TribunBengkulu.com, Selasa (15/8/2025), merek yang ditemukan di pasar Kepahiang adalah merek Sonia produksi Wilmar Group, dan merek Raja Ultima yang diproduksi oleh PT Belitang Panen Raya.
Salah satu pedagang beras, Maryati mengatakan dirinya sedikit menyesal sudah mengambil banyak stok beras premium ini, lalu kemudian muncul berita oplosan ini.
Apalagi, Maryati sudah mengambil stok sekitar dua ton untuk tokonya.
Pihak sales dan supervisor dari perusahaan sendiri dikatakan sudah datang, dan berencana menarik stok yang ada.
Hanya saja, Maryati khawatir jika barang ini ditarik, duitnya akan hilang atau hangus.
"Intinya, kalau barang yang sudah asli, silahkan diganti, ditarik barangnya. Atau, dikembalikan duit saya juga bisa," kata Maryati.
Untuk penjualan sendiri, Maryati juga bingung, karena konsumennya akan dirugikan jika tetap membei beras premium, yang ternyata oplosan ini.
Beberapa pelanggan juga sudah datang untuk konsultasi, apakah akan tetap beli merek yang biasa, atau diganti.
"Kasihan pembeli aku. Mereka beli beras bagus, tapi yang didapat tidak bagus," ujar dia.
Sementara, pedagang lain, Jon mengatakan secara umum, beras yang ada di Kepahiang merupakan beras dengan kualitas biasa hingga medium, dan rata-rata berasal dari Lampung.
"Insya Allah, kalau beli yang biasa atau medium, kualitasnya sesuai," ungkap Jon.
Baca juga: Mantan Sekdaprov Bengkulu Jadi Ketua Pansel Lelang Jabatan Pratama di Kepahiang, Ada 8 Kursi Kosong
| Keluh Kesah Pedagang Snack di Kepahiang Harga Plastik, Gas dan Minyak Goreng Naik |
|
|---|
| Temuan LHP BPK di Kepahiang Rp4,8 Miliar, Inspektorat Klaim Pengembalian Sudah Capai 80 Persen |
|
|---|
| Kejari dan Seluruh OPD Kepahiang Teken Pakta Integritas Antikorupsi |
|
|---|
| Kejari Kepahiang Soroti Dugaan Penyimpangan Program Desa Untuk Kepentingan Pribadi dan Kelompok |
|
|---|
| DPRD Kepahiang Proses PAW Pengganti Andrian Defandra yang Terjerat Kasus Korupsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Beras-premium-yang-masuk-daftar-oplosan-di-Kepahiang.jpg)