Rabu, 10 Juni 2026

Berita Bengkulu Selatan

18 Kebakaran Terjadi di Bengkulu Selatan Sepanjang Tahun 2025

Sebanyak 18 kebakaran terjadi di Bengkulu Selatan sepanjang Januari–Juni 2025. Damkar minta warga lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
KEBAKARAN – Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Jahirwan Imanto, saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (16/7/2025). Ia menyebut, tercatat sebanyak 18 kasus kebakaran terjadi di Bengkulu Selatan sepanjang Januari hingga Juni 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan mencatat sebanyak 18 kasus kebakaran terjadi sejak Januari hingga Juni 2025.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Jahirwan Imanto, menyebut kebakaran terjadi di sejumlah titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Rinciannya, tiga kasus terjadi pada Januari, dua kasus pada Februari, tiga kasus pada Maret, empat kasus pada April, serta masing-masing tiga kasus pada Mei dan Juni.

"Kami terus berupaya melakukan sosialisasi dan pencegahan agar kejadian kebakaran dapat ditekan. Namun, masih banyak faktor yang menjadi pemicu seperti arus pendek listrik, kelalaian saat memasak, dan pembakaran lahan," ujar Jahirwan kepada TribunBengkulu.com, Rabu (16/7/2025).

Ia menjelaskan, sebagian besar kebakaran terjadi pada bangunan seperti rumah tinggal, gudang, ruko, warung, serta bedengan.

Penyebab kebakaran pun beragam, mulai dari korsleting listrik, pembakaran sampah yang tidak terkendali, hingga kelalaian masyarakat seperti membuang puntung rokok sembarangan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Bengkulu Selatan agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama dalam penggunaan listrik dan kegiatan yang melibatkan api terbuka. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran," imbau Jahirwan.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait kewaspadaan terhadap instalasi listrik, penggunaan kompor, serta larangan membakar sampah atau lahan secara sembarangan.

"Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan. Kami juga berharap adanya peningkatan fasilitas penunjang seperti hidran dan akses jalan menuju lokasi padat penduduk," tegas Jahirwan.

Selain itu, Jahirwan menyampaikan bahwa saat ini Damkar Bengkulu Selatan hanya memiliki tiga armada pemadam kebakaran yang masih berfungsi, meskipun kerap mengalami kerusakan dan harus menjalani perbaikan.

"Kita hanya ada sebanyak tiga armada pemadam kebakaran. Saya sudah usulkan kepada Bupati Bengkulu Selatan untuk penambahan armada karena armada kita yang saat ini sudah rusak dan banyak kendala," beber Jahirwan.

Ia berharap, jumlah armada dapat ditambah guna mempermudah petugas dalam merespons cepat jika terjadi kebakaran di wilayah Bengkulu Selatan.

Baca juga: Nama 40 Paskibraka Lolos Seleksi Tingkat Kabupaten Bengkulu Selatan untuk Upacara 17 Agustus 2025

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved