Kasus Beras Premium Oplosan
Heboh Beras Oplosan, Harga Beras Lokal di Pasar Ampera Bengkulu Selatan Malah Naik
Setelah beredar isu beras oplosan yang dijual di beberapa tokoh bahan pokok dan swalayan sekarang harga beras ceglis Seginim Bengkulu Selatan naik.
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Setelah heboh beras premium oplosan beredar, kini harga beras lokal yang dijual di beberapa toko bahan pokok dan swalayan di Bengkulu Selatan naik.
Diketahui, Kasus beras oplosan tengah menjadi sorotan publik setelah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri memeriksa empat produsen besar.
Kasus ini mencuat seusai ditemukan dugaan pelanggaran mutu dan takaran pada sejumlah produk beras yang beredar di pasar, baik di ritel modern maupun pasar tradisional.
“Kami disini tidak pernah menjual beras yang sudah dalam kemasan, kami mengambil beras asli dari Desa Seginim,” ujar Pedagang Beras di Pasar Ampera, Kabupaten Bengkulu Selatan Resmawati (49) kepada TribunBengkulu.com, Kamis (17/7/2025).
Baca juga: 256 Siswa Baru Antusias Masuk SMPN 1 Bengkulu Selatan, MPLS Dimulai 15 Juli 2025
Namun Resmawati menjelaskan, sudah sekitar dua minggu lalu beras yang dijualnya mengalami kenaikan karena stok beras yang ada di Seginim sudah mulai menipis.
“Saya itu jual beras Ceglis naik di harga Rp 46 ribu perkulak atau Rp 14.375 per kilo dari harga jual sebelumnya Rp 44 ribu perkulak,” beber Resmawati.
Resmawati berharap, stok beras yang ada di Bengkulu Selatan dapat segera membaik sehingga harga jual dapat kembali normal.
Ia berharap beras yang dijual oplosan segera diatasi agar masyarakat tidak tertipu dengan beras-beras oplosan itu.
"Kami harap beras oplosan tidak lagi dijual serta stok beras di Bengkulu Selatan mulai membaik. Semoga petani tidak ada halangan saat panen padi sehingga stok beras kembali normal dan harga kembali turun," pungkas Resmawati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pedagang-beras-di-Pasar-Ampera-isu-beras-oplosan.jpg)