Jumat, 17 April 2026

Berita Bengkulu Selatan

Miris! Dishub Bengkulu Selatan Terkendala Anggaran Pasang Rambu di Zona Rawan Kecelakaan

Dishub Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini kesulitan untuk memasang rambu lalu lintas di beberapa titik daerah yang rawan terjadi kecelakaan.

Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
DAERAH RAWAN KECELAKAAN - Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Juliawan Alim saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (17/7/2025). Ia mengatakan pemasangan rambu lalu lintas terkendala anggaran. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini kesulitan untuk memasang rambu lalu lintas di beberapa titik daerah yang rawan terjadi kecelakaan.

Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan, Juliawan Alim mengungkapkan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Bengkulu Selatan yaitu dengan mengusulkan pemasangan rambu lalu lintas ke berbagai instansi, mulai tingkat kabupaten hingga nasional.

Namun karena keterbatasan anggaran sehingga sampai saat ini pemasangan rambu lalu lintas menjadi kendala utama untuk merealisasikan program tersebut.

“Secara dokumen kita sudah mulai mendata. Sementara untuk wilayah yang rawan kecelakaan proses pendataan masih berjalan,” Ujar Juliawan saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (17/7/2025).

Diperkirakan jumlah kebutuhan rambu di Bengkulu Selatan masih sangat banyak dengan total belum bisa dipastikan berapa jumlah yang dibutuhkan secara total. 

“Setiap tahun selalu kita mengusulkan dan sampaikan baik itu tingkat nasional, provinsi, dan balai,” lanjut Juliawan.

Ia mengungkapkan di tahun 2024 lalu, Bengkulu Selatan sempat mendapatkan bantuan rambu dari Balai Perhubungan.

Namun jumlahnya masih terbatas. Sementara untuk tahun 2025 ini realisasi bantuan belum diterima, kemungkinan karena adanya efisiensi anggaran ditingkat pusat.

Adapun beberapa titik rawan kecelakaan di Bengkulu Selatan yang menjadi perhatian di antaranya Jalan Nasional dua jalur Gunung Ayu, Pagar Dewa, serta Jalan Daerah Bunga Mas, dan Pino Raya. 

“Jadi jalan-jalan yang rawan kecelakaan ini merupakan jalan nasional, maka nantinya kita akan mengusulkan rambu ini ke pihak terkait dalam ini Balai Perhubungan,” beber Juliawan.

Sebagai informasi ada beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan yang rawan tersebut salah satunya karena kondisi jalan bergelombang dan banyaknya tikungan tajam, serta minimnya rambu lalu lintas, dan kurangnya penerangan jalan umum, terutama di malam hari.

“Rambu-rambu ini sangat penting karena bisa menjadi pedoman bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara. Kita akan terus mengusulkan ke pihak balai agar keselamatan masyarakat bisa terjamin,” pungkas Juliawan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved