Selasa, 9 Juni 2026

Polemik Ijazah Jokowi

Klarifikasi UGM terkait Eks Rektor UGM Tarik Pernyataan soal Ijazah Jokowi 

Klarifikasi UGM terkait pernyataan Rektor UGM periode 2002-2007 , Prof.Dr.Sofian Efendi yang menarik pernyataan soal ijazah Jokowi. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Tribun Medan
POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Surat Mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) 2002-2007, Prof. Sofian Effendi secara resmi menarik semua pernyataannya terkait ijazah Jokowi yang tayang di kanal YouTube. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Klarifikasi UGM terkait pernyataan Rektor UGM periode 2002-2007 , Prof.Dr.Sofian Efendi yang menarik pernyataan soal ijazah Jokowi. 

Polemik pembuktian ijazah Jokowi hingga saat ini masih terus bergulir dan menjadi perbincangan hangat soal pernyataan Prof Sofian. 

Belakangan ramai diperbincangkan bahwa prof Sofian menarik pernyataannya terkait soal ijazah Jokowi. 

Lantas, bagaimanakah dengan keaslian Ijazah Jokowi, apakah memang benar palsu seperti yang disebutkan oleh tim Roy Suryo? 

Saat mengetahui kabar ini, pihak UGM pun lagsung mengklarifikasinya. 

Mereka sangat menyayangkan sejumlah pihak yang menggiring pernyataan Rektor UGM periode 2002-2007, Prof. Dr. Sofian Effendi menyangsikan status mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), sebagai alumnus UGM dalam sebuah tayangan live streaming di channel YouTube pada Rabu (16/7/2025).

UGM menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak sesuai dengan data akademik resmi yang dimiliki oleh institusi, khususnya dari Fakultas Kehutanan tempat Jokowi menempuh pendidikan.

Dalam pernyataan resminya, UGM menilai bahwa opini yang disampaikan oleh Sofian Effendi merupakan opini yang keliru dan tidak berdasar.

"Kami menyayangkan pihak-pihak yang telah menggiring beliau untuk menyampaikan opini yang keliru dan tidak berdasar," ujar Sekretaris Universitas, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/7/2025).

Ia juga menambahkan bahwa pernyataan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum yang menjadi risiko pribadi bagi Sofian Effendi.

UGM menegaskan kembali bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, adalah alumnus Fakultas Kehutanan UGM yang sah.

Berdasarkan data resmi, Jokowi tercatat sebagai mahasiswa dengan nomor 80/34416/KT/1681 yang memulai studi pada tahun 1980 dan lulus pada 5 November 1985.

Pihak kampus juga mengingatkan bahwa UGM adalah institusi publik yang tunduk pada peraturan perlindungan data pribadi dan keterbukaan informasi publik.

Karena itu, data pribadi hanya dapat diungkap atas permintaan resmi dari aparat penegak hukum.

"UGM tidak terlibat dalam konflik kepentingan antara Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dengan Saudara Joko Widodo," tegas Sandi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved