Selasa, 28 April 2026

Putra KDM Menikah

Bripka Cecep Gugur saat Amankan Nikahan Anak Dedi Mulyadi, Diusulkan Naik Pangkat

Bripka Cecep Gugur saat Amankan Nikahan Anak Dedi Mulyadi, Diusulkan Naik Pangkat

Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
BRIPKA CECEP - Kolase foto Bripka Cecep.  Bripka Cecep Saeful Bahri anggota polisi yang gugur saat mengamankan pesta rakyat makan gratis di Pendopo Garut rangkaian pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dan Maula Akbar putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu terjadi di gerbang masuk kawasan Pendopo, Jumat (18/7/2025) diusulkan naik pangkat. 

TRIBUNBENGKULU.COM -  Bripka Cecep Saeful Bahri anggota polisi yang gugur saat mengamankan pesta rakyat makan gratis di Pendopo Garut rangkaian pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dan Maula Akbar putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu terjadi di gerbang masuk kawasan Pendopo, Jumat (18/7/2025) diusulkan naik pangkat.

Diketahui, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan bersama jajaran kepolisian Polres Garut berziarah ke makam Bripka Cecep Saeful Bahri, pada Sabtu (19/7/2025).

"Kami kehilangan sosok Bhayangkara sejati. Almarhum gugur saat melayani dan melindungi masyarakat. Kehadirannya tidak akan kami lupakan, dan pengabdiannya akan menjadi teladan," ujar Irjen Pol Rudi saat bertakziah ke rumah korban, Sabtu (19/7/2025).

Baca juga: 3 Korban Tewas, 9 Orang Masih Dirawat Tragedi Hajatan Maulana Anak Dedi Mulyadi & Putri Karlina

Setelah mengunjungi kediaman Bripka Cecep di Perum Guntur Residen, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, rombongan kemudian berziarah ke makam.

Usai berziarah Kapolda kemudian memimpin doa, lalu menaburkan bunga sebagai simbol penghormatan dari Institusi Polri.

"Kami akan terus mengenang perjuangan dan loyalitas almarhum. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) untuk anggota Polri yang gugur.

Ia diketahui sudah berkomunikasi dengan Mabes Polri agar almarhum Bripka Cecep diberikan kenaikan pangkan anumerta.

"Beliau gugur dalam tugas setelah menolong seorang anak kecil ke ambulans. Saat itu beliau mendadak lemas, pingsan, dan akhirnya meninggal dunia," ujarnya

Kesaksian Pedagang saat Kejadian

Suasana pesta rakyat pernikahan anak Dedi Mulyadi, Maulana Akbar dan wakil bupati Garut Putri Karlina di alun-alun Garut mendadak berubah mencekam. 

Seorang pedagang yang berjualan di lokasi mengaku syok menyaksikan detik-detik kepanikan massal hingga jatuhnya korban jiwa.

Saorang pedagang di alun-alun tersebut, Neulis, menceritakan detik-detik mencekam dengan wajah yang terlihat masih syok.

Neulis ini menceritakan bahwa sebelum kejadian gerbang ke alun-alun memang dijaga ketat aparat gabungan.

Aparat memberlakukan sistem buka tutup gerbang bagi warga yang hendak masuk ke area alun-alun.

"Kan yang masuk sedikit, ditutup lagi, sedikit, ditutup lagi," kata Neulis dikutip dari Youtube Tribun Jabar, Jumat.

Antrean warga, kata dia, terlihat cukup penuh.

Akhirnya antrean ini menumpuk di depan gerbang, saat gerbang dibuka mereka berebut masuk.

Saat itulah sejumlah orang berjatuhan diduga karena terinjak-injak.

"Saya di pinggir aja, nolongin anak-anak yang kejepit," kata Neulis.

Kemudian ada anak pedagang sekitar yang masih berusia 8 tahun tanpa diketahui orang tuanya ternyata ikut mangantre.

Situasi panik ketika kejadian desak-desakan itu terjadi.

Namun nahas, korban dalam kondisi terkulai lemas dan nyawanya tidak tertolong.

"Pas lari itu kakak saya yang ngambilin anak si ibu ini," kata Neulis.

"Banyak (korban), pertama tuh ada yang pingsan, yang kedua ada dua orang, yang satu anaknya si ibu ini yang lebih parah, pas digendong juga katanya ini mah udah gak ada," imbuhnya.

Neulis menjelaskan bahwa, para warga ini sudah nunggu dari pukul 08.00 pagi.

"Iya kayaknya mau ngantri makan, soalnya berseliweran di TikTok di mana-mana kan udah diumumin, makan gratis 5000 porsi katanya, acara nikahan Bu Wakil Bupati sama anaknya Pak Gubernur," ungkapnya.

"Mungkin anak si ibu di pas gerbang, pas mau dibuka langsung keseret," kata Neulis.

Kemudian dibanti oleh kakak Neulis, anak salah satu pedagang sekitar itu berhasil dievakuasi dari kerumunan.

Penyebab Bripka Cecep Tewas

Terkuak penyebab Bripka Cecep Saeful Bahri (39) meninggal dunia saat pesta rakyat pernikahan anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Maula Akbar dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.

Bripka Cecep meninggal dunia saat bertugas mengamankan acara tersebut yang berlangsung di Lapangan Oto Iskandar Dinata, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025).

Cecep merupakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek di Polres Garut.

Ia meninggal dunia setelah membantu mengurai kerumunan warga yang memadati pintu masuk lokasi.

Tiba-tiba pingsan

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan menerangkan, ketika kerumunan terjadi, Cecep sempat mengatur alur tamu yang berdesakan.

Bahkan, ia juga membantu orang yang pingsan karena kepadatan di sekitar pintu pendopo.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, Cecep pun sempat beristirahat.

"Yang bersangkutan ini setelah membantu, mengatur, mengangkat orang yang berdesakan pingsan karena ingin masuk ke pendopo di acara resepsi itu," katanya.

Akan tetapi, saat istirahat, Cecep tiba-tiba pingsan.

Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi sebelum sempat mendapatkan perawatan medis lanjutan.

"Dan kemudian setelah acara berjalan lancar, baik, tidak ada kerumunan, yang bersangkutan kemudian istirahat, duduk. Di saat yang bersangkutan itu meninggal, sebelumnya sempat pingsan," ujarnya.

3 Orang Tewas

Daftar 3 orang meninggal dunia diduga akibat berdesakan saat gelaran Makan Gratis dalam rangkaian kegiatan pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dan Maula Akbar anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memakan korban jiwa. 

Peristiwa tersebut terjadi di gerbang barat alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/7/2025).

Dari informasi yang dihimpun Tribunjabar.id dari kamar jenazah RSUD dr Slamet Garut, tiga orang meninggal dunia, satu di antaranya merupakan anggota kepolisian Polres Garut.

Berikut identitas korban: 

1. Vania Aprilia 8 tahun, Warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat

2. Dewi Jubaedah 61 Tahun, Ber-ktp Jakarta Utara 

3. Bripka Cecep Saeful Bahri, 39 tahun Anggota Polres Garut

Pantauan Tribun saat ini jenazah Vania dan Dewi Jubaedah berada di Ruangan Jenazah RSUD dr Slamet Garut.

Sementara, jenazah Bripka Cecep berada di Rumah Sakit Guntur Talun.

Ketiga korban diketahui meninggal dunia usai berdesakan di gerbang masuk Pendopo Garut untuk mengantre Makan Gratis.

Sesuai salat Jumat warga terpantau sudah mengantre di dua gerbang pendopo. 

Ibunda dari Vania Aprila, Mela Putri membenarkan bahwa anaknya meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

"Iya itu anak saya yang meninggal," ujarnya kepada awak media di ruang jenazah RSUD dr Slamet Garut.

Mas Kawin Unik

Maula Akbar anak gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi menikahi Wakil Bupati Garut Putri Karlina, di Pendopo Garut, Kabupaten Garut, pada Rabu (16/7/2025)

Maula Akbar memberikan mas kawin unik pada Putri Karlina berupa hewan ternak dan bibit tanaman.

Mas kawin itu mulai dari domba garut, bibit ikan gurame, hingga benih padi.

Tak hanya itu saja, Maula Akbar juga memberikan mas kawin berupa logam mulia seberat 90 gram.

Putri Karlina dinikahkan langsung oleh ayahnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto.

Tampak pada video yang beredar di media sosial, akan nikah itu dilangsungkan secara sederhana dan hangat.

Maula Akbar memakai beskap berwarna cream dan kain batik.

Ia juga tampak memakai ikat kepala khas Sunda yang sering dipakai oleh ayahnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Di meja akad nikah, Maula Akbar menggenggam tangan Irjen Karyoto dengan mantap.

Didahului bacaan Basmalah, Irjen Karyoto pun menikahkan putrinya dengan Maula Akbar.

"Ananda Maula Akbar Mulyadi Putra Bin Dedi Mulyadi, saya nikahkan dan saya kawinkan dengan putri kandung saya, Luthfianisa Putri Karlina Binti Karyoto dengan mas kawin berupa 9 ekor sapi, 9 ekor domba garut, 9 ekor ayam pelung Cianjur, 9 bibit ikan gurame soang, 99 jenis bibit buah dan kayu lokal, 9 jenis benih padi lokal, dan logam mulia seberat 90 gram tunai," ucap Irjen Karyoto.

Maula Akbar kemudian menyambutnya dengan satu tarikan napas dan keduanya pun resmi menjadi suami istri.

Dedi Mulyadi yang duduk di kursi tak jauh dari Maula Akbar pun langsung mengucap syukur.

Saat akad nikah, Putri Karlina tampak tidak dihadirkan di meja akad.

Ia menyaksikan momen sakral itu di ruangan lain.

Setelah resmi jadi suami istri, barulah Putri Karlina berjalan menemui suaminya.

Diketahui Putri Karlina merupakan anak sulung Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.

Putri Karlina sudah pernah menikah namun berakhir cerai.

Dari pernikahan sebelumnya, Putri Karlina dikaruniai tiga anak laki-laki.

Tak hanya itu, Putri Karlina juga berusia enam tahun lebih tua dari Maula Akbar yang berstatus perjaka itu.

Menurut Dedi Mulyadi, Maula Akbar memang menyukai sosok wanita yang lebih tua karena ibunya meninggal dunia sejak ia masih kecil.

Selama ini Maula Akbar dirawat oleh Anne Ratna Mustika yang merupakan istri Dedi Mulyadi setelah ibu kandung Maula meninggal dunia.

Namun tidak diketahui apakah Ambu Anne datang ke pernikahan Maula Akbar atau tidak.

Sementara itu, Dedi Mulyadi terlihat ditemani oleh putri bungsunya Ni Hyang yang mengenakan kebaya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved