Senin, 8 Juni 2026

Kebakaran KM Barcelona di Sulawesi

Kisah Rani dan Rini Nekat Terjun ke Laut Tragedi KM Barcelona Kebakaran, Berujung Selamat

Persitiwa terbakarnya KM Barcelona 5 di Perairan Pulau Talise, Minahasa Utara (Minut), Minggu (20/7/2025) siang memang menuai sorotan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Yuni Astuti
Rhendi Umar/TribunManado
KM BARCELONA KEBAKARAN - Kisa Rani dan Rini nekat keluar dan terjun ke laut saat kapal Barcelona 5 kebakaran, Senin (21/7/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Persitiwa terbakarnya KM Barcelona 5 di Perairan Pulau Talise, Minahasa Utara (Minut), Minggu (20/7/2025) siang memang menuai sorotan.

Termasuk kakak beradik yang menaiki KM Barcelona 5 yakni Rina dan Rini.

Kisah Rani dan Rini dua beradik yang dikenal sebagai sosok yang pemberani.

Bagaimana tidak, mereka berdua nekat terjun ke laut hanya dengan berpelukan dengan sang ibu yang menggunakan pelampung tapi beruntung mereka bisa terselamatkan.

Tak ada pilihan dengan satu pelampung yang melekat, Hendrika mengajak kedua anak kembarnya itu melompat ke laut.

Dengan pelukan erat sang ibunda keduanya mampu mengapung hingga bisa diselamatkan.

Di antara kerumunan, Hendrika seorang ibu asal Pulau Merampit, Talaud, memeluk erat kedua anak kembarnya, Rani dan Rini.

Mereka menjadi saksi hidup betapa maut begitu dekat saat kapal KM Barcelona VA terbakar saat itu.

“Saya bersama dua anak saya hanya dapat satu pelampung. Mereka berpegangan pada saya saat melompat ke laut. Kami terapung sekitar 15 menit sebelum diselamatkan kapal lain,” kenangnya dengan mata berkaca-kaca. 

“Saya bersyukur Tuhan menolong kami. Dan perhatian Gubernur YSK yang menunggu kami sampai tiba di pelabuhan membuat kami merasa tidak sendirian menghadapi musibah ini. Perhatian pemerintah kepada kami sungguh luar biasa sehingga kami sangat bersyukur di tengah musibah ini Kasih Tuhan terus menolong kami," tukasnya bersyukur.

Malam itu, Pelabuhan Manado menjadi saksi kepedulian seorang pemimpin yang enggan pulang sebelum memastikan warganya aman. 

Baca juga: Aksi Heroik Mamay Selamatkan Bayi 3 Bulan saat KM Barcelona Kebakaran di Laut

Kronologis dan Data Korban

Kapal Motor (KM) Barcelona 5 rute Manado - Talaud, Sulawesi Utara, terbakar, Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 12.00 WITA 

Sejumlah penumpang sedang makan siang saat kebakaran. Api diduga bermula dari salah satu kamar penumpang.

KM Barcelona 5 berangkat dari Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, menuju Pelabuhan Manado, Minggu (20/7/2025) dini hari. 

Kapal sempat singgah di Pelabuhan Lirung untuk memuat penumpang lainnya. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Manado sekira pukul 02.00 Wita.

Saat terbakar, kapal tersebut berada di perairan antara Pulau Talise dan Pulau Gangga, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Berjarak kurang lebih 60 km dari Pelabuhan Manado.

Jumlah penumpang KM Barcelona 5 masih simpang siur. Awalnya disebut membawa sekitar 280 penumpang.

Namun berdasarkan jumlah korban yang dievakuasi, diperkirakan jumlah penumpang lebih 400 orang.

Di Pelabuhan Serei, Bakamla RI mencatat 293 penumpang dievakuasi. 

Di Pelabuhan Munte, tercatat 87 korban dievakuasi dengan selamat.

Sedangkan di Pelabuhan Manado, sekitar 150 orang dievakuasi langsung oleh pihak KM Barcelona.

Evakuasi dilakukan oleh unsur gabungan. Terdiri atas Bakamla, Basarnas, Kodim Bitung, Koramil Likupang, Polsek Likupang, Brimob Polda Sulut serta warga Pulau Talise dan Pulau Gangga yang menjadi sukarelawan. 

 

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved