Selasa, 9 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

Kades dan Perangkat Desa di Bengkulu Tengah Resah, Gaji Belum Dibayar Selama 3 Bulan

Seluruh kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Bengkulu Tengah dibuat resah akibat belum disalurkannya gaji selama tiga bulan terakhir.

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
GAJI TERLAMBAT - Ketua Apdesi Bengkulu Tengah, Mulyantoni saat diwawancarai di rumahnya pada Rabu (23/7/2025). Seluruh kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Bengkulu Tengah resah akibat belum disalurkannya gaji selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak Mei hingga Juli 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Seluruh kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Bengkulu Tengah dibuat resah akibat belum disalurkannya gaji selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak Mei hingga Juli 2025.

Keterlambatan ini dikhawatirkan berdampak pada pelayanan dan kinerja pemerintahan desa.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bengkulu Tengah, Mulyantoni, membenarkan hal tersebut.

Ia menyebut, hingga akhir Juli ini belum ada kejelasan dari pemerintah daerah terkait pencairan hak-hak aparatur desa tersebut.

"Benar, sudah tiga bulan gaji kami belum dibayarkan. Ini bukan hanya terjadi di satu desa, tapi hampir di seluruh desa se-Kabupaten Bengkulu Tengah. Kami sangat berharap ada kepastian dari pihak Pemkab," kata Mulyantoni yang juga merupakan Kepala Desa Abu Sakim, Jumat (25/7/2025).

Menurutnya, keterlambatan pembayaran ini telah berdampak langsung terhadap kebutuhan rumah tangga para kepala desa dan perangkatnya, terlebih banyak di antaranya yang menggantungkan hidup dari penghasilan tersebut.

"Kami memahami mungkin ada kendala teknis atau administrasi di daerah, tapi ini menyangkut kebutuhan dasar keluarga kami. Jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu hanya karena masalah seperti ini," tambahnya.

APDESI Bengkulu Tengah juga berencana akan menggelar audiensi dengan pihak Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini Badan Keuangan Daerah (BKD), guna meminta penjelasan serta solusi konkret terkait keterlambatan ini.

"Kami akan upayakan penyampaian aspirasi secara formal. Kami ingin ada komunikasi terbuka dan jadwal pasti soal kapan gaji ini akan dibayarkan. Jangan sampai ini jadi bola liar di lapangan," ujar Mulyantoni.

Baca juga: Infrastruktur Semidang Lagan Dipercepat, Bupati Bengkulu Tengah Lakukan Peninjauan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved