Berita Kepahiang
APBD Perubahan 2025, Anggaran DPRD Kepahiang Bengkulu Dipotong Rp 4 Miliar
APBD Perubahan 2025 Kepahiang Bengkulu telah diketuk palu pada Senin (4/8/2025) siang.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - APBD Perubahan 2025 Kepahiang Bengkulu telah diketuk palu pada Senin (4/8/2025) siang.
Dalam APBD Perubahan ini, anggaran untuk DPRD Kepahiang kembali dipotong Rp 4 miliar, atau lebih dari 50 persen.
Ketua DPRD Kepahiang, Igor Gregory Dayefiandro mengatakan pada pembahasan APBD Perubahan beberapa waktu lalu, diketahui ada defisit sebesar Rp 14,8 miliar.
Kemudian, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dilakukan penyesuaian dan pemotongan, sehingga defisit ini bisa tertutupi.
"Dan kita di DPRD harus memberikan contoh. Anggaran kami di DPRD yang awalnya Rp 7 miliar, dipotong Rp 4 miliar lebih. Sekarang anggaran kita tersisa Rp 3 miliar," kata Igor kepada TribunBengkulu.com, Senin (4/8/2025) pukul 14.30 WIB siang.
Anggaran Rp 4 miliar yang dipotong ini, lanjut Igor, terdiri dari dana pemeliharaan rutin, serta dana perjalanan dinas.
Baca juga: Selidik Begal yang Rampas Motor Mahasiswi di Kampung Baru Rejang Lebong Bengkulu, Diduga Pemain Lama
Untuk dana perjalanan dinas, kini hanya tersedia untuk pimpinan yang menghadiri undangan, serta perjalanan dinas yang bersifat khusus, seperti perjalanan dinas panitia khusus (pansus), atau dana perjalanan untuk penyusunan peraturan daerah (perda).
"Sisanya, kita patuh terhadap Instruksi presiden (inpres) Prabowo, bahwa perjalanan dinas dipotong 50 persen," ujar Igor.
Meski demikian, Igor menegaskan dengan pemotongan anggaran ini, kinerja pihaknya di DPRD Kepahiang tidak akan terganggu.
Semua program kerja, termasuk penyusunan perda akan berjalan seperti biasa.
"Kita harus memberikan contoh, dengan pemotongan ini kinerja kita tidak terganggu," ungkap Igor.
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Kepahiang: Kemajuan Teknologi Tanpa Moral Bisa Menyesatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ketua-dprd-kepahiang-soal-pemotongan-anggaran.jpg)