Kamis, 11 Juni 2026

Berita Bengkulu Utara

Pemkab Bengkulu Utara Bahas Strategi Tekan Stunting ke 18 Persen pada 2026

Pemkab Bengkulu Utara gelar rembuk pembahasan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bengkulu Utara pada Senin pagi (4/8/2025).

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
M Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
BUPATI BENGKULU UTARA – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (4/8/2025). Pemkab Bengkulu Utara menggelar rembuk percepatan penurunan stunting pada pagi hari di hari yang sama. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara menggelar rembuk percepatan penurunan stunting pada Senin pagi (4/8/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, tersebut dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan para camat, dan berlangsung di Command Center Setdakab Bengkulu Utara.

Hasil dari kegiatan ini nantinya akan diusulkan dalam Musrenbangdes sebagai bentuk komitmen bersama, dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung upaya penurunan stunting.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi serta merencanakan langkah pencegahan masalah stunting di tingkat desa atau kelurahan di Kabupaten Bengkulu Utara.

Arie mengungkapkan bahwa angka stunting di Kabupaten Bengkulu Utara saat ini berada di angka 20,7 persen.

“Angka stunting kita sekarang sudah 20,7 persen,” ucap Arie saat diwawancarai TribunBengkulu.com pada Senin (4/8/2025).

Baca juga: Perusahaan Travel Rizquna Mekkah Madinah Buka Suara Terkait Penipuan Umrah di Bengkulu Utara

Oleh karena itu, Arie menyampaikan bahwa diperlukan perencanaan intervensi ke depan yang terukur dan terarah.

“Dengan angka stunting saat ini, kita dapat mengevaluasi melalui perencanaan intervensi ke depan yang terukur dan terarah,” jelas Arie.

Lebih lanjut, Arie mengungkapkan bahwa salah satu upaya penanganan stunting di Bengkulu Utara adalah dengan berkolaborasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kita ada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bisa kita kolaboratifkan di semua sektor,” kata Arie.

Ke depan, ia menargetkan angka stunting di Kabupaten Bengkulu Utara turun menjadi 18 persen pada tahun 2026.

“Target kita tahun 2026 yang akan datang angka stunting 18 persen,” pungkas Arie.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved