Berita Bengkulu Selatan
90 Ribu Benih Ikan Nilem Ditebar di Bengkulu Selatan, Ini Titik Lokasinya
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bengkulu Selatan menyiapkan sebanyak 90 ribu benih ikan Nilem.
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bengkulu Selatan menyiapkan sebanyak 90 ribu benih ikan Nilem.
Ikan nilem (Osteochilus vittatus) merupakan salah satu ikan air tawar. Ikan ini termasuk hewan herbivora, yang diketahui hidup dan menyebar di bagian perairan Asia Tenggara, seperti Siam-Thailand, Tonkin, Semenanjung Malaya, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.
Ikan ini memiliki tubuh yang berukuran sedang, dan memiliki panjang total sampai 260 mm. Tinggi badannya yang pada awal sirip dorsal berukuran 3—3,7 cm, dan berbanding lurus dengan panjang standarnya yang tanpa sirip dan ekor.
Panjang kepalanya berukuran 4,1—4,5 cm yang berbanding dengan panjang standar. Moncongnya berbentuk agak membulat tumpul dengan bibir yang agak berlipat dan dapat disembulkan keluar.
Sungut ikan ini berbentuk maksilar-dua tulang yang membentuk rahang, yang kurang lebih ukurannya sepanjang diameter mata, serta ditambah dengan sungut rostralnya lebih pendek.
Plt Kepala DKP Bengkulu Selatan, Nengsi Affriani mengungkapkan, rencana penebaran benih ikan ini berasal dari anggaran APBD Perubahan 2025.
“Kita akan lakukan penebaran di sungai dan tebat, namun fokus utama kami berada di lokasi wisata yaitu Tebat Rukis, Tebat Gelumpay, Tebat Pagar Dewa, serta beberapa tebat lain yang masih dalam proses inventarisasi,” ujar Nengsi kepada TribunBengkulu.com, Jumat (8/8/2025).
Sehingga nantinya setelah ketok palu anggaran APBD perubahan, maka penebaran benih ini akan dilakukan di titik yang telah ditentukan serta titik yang masih di survey lokasinya.
Baca juga: 40 Nelayan di Bengkulu Selatan Diusulkan Terima Bantuan Kapal dan Alat Tangkap dari KKP
Nengsi mengatakan, pihaknya telah merencanakan pelaksanaan penebaran benih pada akhir Agustus 2025. Namun, sebelum kegiatan dimulai, DKP akan melakukan sejumlah tahapan persiapan.
“Kami harus mengidentifikasi terlebih dahulu tebat-tebat yang layak untuk penebaran, serta menyelesaikan proses administrasi yang diperlukan. Target kami, benih ikan ini bisa segera ditebar agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat,” tegas Nengsi.
Dengan adanya program penebaran benih ikan dapat meningkatkan populasi ikan serta memperbaiki keseimbangan ekosistem,dan menjadi sumber tambahan penghasilan bagi masyarakat dan pembudidaya ikan lokal.
“Kami berharap program ini bisa berkelanjutan sehingga dapat menjaga ekosistem perairan sekaligus meningkatkan hasil perikanan masyarakat,” pungkas Nengsi.
| Polisi Ungkap Pencurian 13 Karung Kopi dan Penggelapan Rp1 Miliar di SPBU Kutau Bengkulu Selatan |
|
|---|
| Kasus Camat Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan, Inspektorat Segera Serahkan Hasil Pemeriksaan |
|
|---|
| Bupati Rifai Turun Tangan, Camat Seginim yang Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan Terancam Dipecat |
|
|---|
| Kasus Oknum Camat Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan, Inspektorat Buka Opsi Sanksi Tegas |
|
|---|
| 1.000 Bibit Disiapkan untuk Program Hutan Santri di Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Plt-Kepala-DKP-Bs-Nengsi-bibit-ikan-nilem.jpg)