Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu Utara

Jembatan Bailey di Lais Bengkulu Jebol, Truk Semen Terperosok, Sempat Picu Kemacetan

Truk bermuatan semen terperosok di Jembatan Bailey Lais Bengkulu, menyebabkan jembatan jebol dan kemacetan arus lalu lintas hingga pagi hari.

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
M Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
JEMBATAN BAILEY - Penanganan lantai jembatan bailey di Jalinbar Kecamatan Lais Bengkulu Utara pada Senin (11/8/2025). Truk bermuatan semen terperosok di Jembatan Bailey Lais Bengkulu, menyebabkan jembatan jebol dan kemacetan arus lalu lintas hingga pagi hari. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Arus lalu lintas di jalan lintas barat Sumatera, tepatnya di jembatan Bailey Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, kembali normal pada Senin (11/8/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Sebelumnya, kemacetan sempat terjadi akibat sebuah truk besar bermuatan semen yang terperosok di jembatan tersebut sekitar pukul 06.00 WIB.

Pelaksana penggantian jembatan Lais, Zambit, menjelaskan bahwa jebolnya jembatan Bailey disebabkan oleh lohan yang melintas dengan muatan di atas 25 ton.

"Lohan muatan semen yang terperosok di jembatan itu beban nya di atas 25 ton," ucap Zambit.

Sementara itu, beban maksimal jembatan Bailey hanya sekitar 10 ton. Hal inilah yang menyebabkan lantai jembatan yang terbuat dari kayu setebal tujuh milimeter jebol.

"Beban maksimal jembatan itu hanya 10 ton, dilewati kendaraan itu ya jebol lah lantainya," jelas Zambit.

Meski demikian, truk yang terperosok tersebut sudah dievakuasi, dan kerusakan pada jembatan Bailey telah ditangani oleh pihaknya.

"Lohan tadi sudah dievakuasi dan kerusakan pada jembatannya sudah kita tangani dengan timbunan pasir dan batu," tambah Zambit.

Baca juga: Jalan Penghubung Antar Desa di Arga Makmur Bengkulu Utara Rusak Parah 17 Tahun, Hanya Tersisa Koral

Akibatnya, kemacetan arus lalu lintas di sekitar jembatan tersebut mulai berangsur pulih dan kembali normal sekitar pukul 09.00 WIB.

"Sekarang arus lalu lintas di jembatan tersebut sudah kembali normal sekitar pukul 09.00 WIB," terang Zambit.

Di sisi lain, proses pembangunan jembatan Lais telah mencapai sekitar 45 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.

"Proses pelaksanaan pembangunan jembatannya sudah mencapai sekitar 45 persen, ditargetkan Desember ini selesai," ungkap Zambit.

Sementara pengerjaan jembatan dilanjutkan, arus lalu lintas dari arah Ketahun dan Lais diberlakukan sistem buka tutup dengan koordinasi Satlantas Polres Bengkulu Utara.

"Sembari kami melanjutkan pengerjaan jembatan, sementara kami berlakukan buka tutup arus lalu lintas ini," jelas Zambit.

Ia juga mengimbau kepada pengendara yang hendak melintas untuk bersabar selama proses buka tutup agar kondisi lalu lintas tetap aman dan kondusif.

"Iya, imbauan saya untuk pengendara yang melintas harap bersabar paling lama 10 menit untuk buka tutup arus ini," imbau Zambit.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved