Berita Bengkulu Utara
Progres Pembangunan Kampung Nelayan di Pulau Enggano Bengkulu Utara: Administrasi Rampung
Administrasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Enggano rampung, Pemkab Bengkulu Utara tunggu koordinasi KKP untuk pelaksanaan.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara terus menindaklanjuti rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Enggano.
Langkah ini dilakukan seiring terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan di Pulau Enggano. Pemkab Bengkulu Utara telah menyiapkan langkah percepatan pelaksanaannya.
Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Utara, Sugimin, mengungkapkan perkembangan terbaru tindak lanjut program KNMP di wilayah tersebut.
"Jadi terkait dengan KNMP, kami dari Dinas Perikanan sudah melengkapi persyaratan yang diminta, termasuk sertifikat sudah selesai," ujar Sugimin.
Sertifikat lahan yang menjadi lokasi pembangunan KNMP mencakup dua titik di Desa Kahyapu, dengan total luas sekitar 2,17 hektare.
"Wilayah yang fix itu 1,9 hektare dan 2.750 meter persegi, dan administrasinya sudah diupload pada 7 Agustus 2025," jelasnya.
Setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi dan diunggah, pihaknya kini menunggu koordinasi dari Satgas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk langkah berikutnya.
Baca juga: Jalan Penghubung Antar Desa di Arga Makmur Bengkulu Utara Rusak Parah 17 Tahun, Hanya Tersisa Koral
"Tinggal menunggu koordinasi dari satgas KNMP di KKP terkait pelaksanaan pembangunannya," tambah Sugimin.
Ia mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan satgas tersebut, namun prosesnya masih berjalan.
"Tadi pagi saya sudah komunikasi terkait KNMP kepada satgasnya, diterangkannya masih dalam proses," bebernya.
Terkait anggaran, kebutuhan untuk pembangunan KNMP telah diusulkan sebesar Rp 25 miliar.
"Sudah fix semua. Terakhir, untuk anggaran usulan kami yang sudah diinput sebesar Rp 25 miliar, ada tambatan perahu, pabrik es, mini plan, dan kantor koperasi," ungkapnya.
Sugimin menambahkan, ada perubahan usulan program. Budidaya ikan air tawar yang sebelumnya direncanakan kini diganti dengan budidaya yang berkaitan dengan hasil laut.
"Ada sedikit perubahan. Yang kemarin ada daftar budidaya ikan air tawar, karena di sana tidak mengonsumsi ikan air tawar, kita ganti dengan yang berkaitan dengan hasil laut," jelasnya.
Ia berharap program KNMP di Pulau Enggano dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.
| Dua Petani Bengkulu Utara Ditangkap dan Ditahan Usai Konflik Lahan dengan Perusahaan Sawit |
|
|---|
| Tahun Kedua Kepemimpinan, Bupati Arie Prioritaskan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Bengkulu Utara |
|
|---|
| Masuk Tahun Kedua Kepemimpinan, Bupati Arie Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan Bengkulu Utara |
|
|---|
| Bupati Arie Tinjau Lokasi Banjir di Batik Nau Bengkulu Utara, Bantuan Segera Disalurkan |
|
|---|
| Potret Perjuangan Anak Desa Tanjung Genting Bengkulu Utara Berangkat Sekolah Melintasi Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/PROGRES-KNMP.jpg)