Selasa, 9 Juni 2026

Kebakaran di Bengkulu

Rumah Buruh Pembuat Kasur di Rawa Makmur Bengkulu Ludes Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik

Rumah buruh pembuat kasur di Bengkulu hangus terbakar saat ditinggal bekerja, tak ada korban jiwa.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Ricky Jenihansen
HO/TribunBengkulu.com
KEBAKARAN DI RAWA MAKMUR- Sebuah rumah semi permanen milik Yanuar, seorang buruh harian pembuat kasur, ludes dilahap si jago merah pada Selasa (12/8/2025). Kebakaran rumah Yanuar yang berada di Jalan Kalimantan Gang Merpati 1, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Sebuah rumah semi permanen milik Yanuar, buruh harian pembuat kasur, ludes dilalap api pada Selasa (12/8/2025).

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Kalimantan Gang Merpati 1, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja tak jauh dari lokasi.

Material bangunan yang terbuat dari papan membuat api cepat membesar, memicu kepanikan warga.

Menurut kesaksian warga, asap yang awalnya terlihat dikira berasal dari pembakaran sampah.

Namun, ketika kobaran api mulai membesar, mereka segera mendatangi lokasi dan memastikan sumbernya berasal dari rumah Yanuar.

Mengetahui api sudah tak terkendali, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu bergerak cepat setelah menerima laporan.

Baca juga: Penyebab Kebakaran Rumah Dermawan di Unib Permai Bengkulu yang Sekolahkan Anak Yatim & Kurang Mampu

"Sekitar pukul 13.15 WIB Pos 1 mendapatkan laporan kebakaran dari warga. Selanjutnya Pos 1 menghubungi Pos 3 dan Pos 4 untuk segera meluncur ke lokasi kejadian," ungkap Kepala Seksi Perawatan dan Perbaikan Dinas Damkar Kota Bengkulu, Andriyanto, Selasa (12/8/2025).

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan 18 personel dikerahkan.

Berkat koordinasi yang solid, api berhasil dijinakkan sekitar 15 menit setelah kejadian. Sekitar pukul 13.45 WIB, api dinyatakan padam.

"Lokasi rumah berdekatan dengan siring, sehingga memudahkan petugas mengambil air untuk memadamkan api," kata Andriyanto.

Setelah memastikan tidak ada potensi api muncul kembali, petugas kembali ke pos masing-masing untuk bersiaga.

Meski tidak menelan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil besar.

Seluruh bangunan rumah beserta isinya, termasuk perabotan, pakaian, dan dokumen penting milik Yanuar, hangus terbakar dan tak dapat diselamatkan.

Baca Berita TribunBengkulu.com Lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved