Senin, 8 Juni 2026

HUT ke 80 RI di Bengkulu

Komunitas Sepeda Onthel Bengkulu Meriahkan HUT ke-80 RI dan Kenang Bung Karno

Para anggota komunitas sepeda onthel Bengkulu atau Kerano menggelar konvoi pada Minggu (17/8/2025)

Tayang:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
KOMUNITAS ONTHEL - Para anggota komunitas sepeda onthel Bengkulu atau Kerano, Minggu (17/8/2025). Para anggota komunitas sepeda onthel Bengkulu, atau Kerano, menggelar konvoi pada Minggu (17/8/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Para anggota komunitas sepeda onthel Bengkulu, atau Kerano, menggelar konvoi pada Minggu (17/8/2025).

Kegiatan ini digelar untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengenang Bung Karno yang pernah menjalani masa pengasingan di Bengkulu.

Sejak pagi, peserta konvoi berkumpul di sejumlah titik di Kota Bengkulu.

Dengan kostum khas dan sepeda tua yang dirawat rapi, para onthelis bergerak menuju Rumah Pengasingan Bung Karno di Kelurahan Anggut Atas, lalu melanjutkan ke Balai Raya Semarak Bengkulu.

Sepanjang rute, konvoi menarik perhatian warga yang menyaksikan dari pinggir jalan.

Banyak yang melambaikan tangan, bahkan ada yang mengabadikan momen dengan ponsel.

Ketua Distrik Kebun Veteran Kerano, Abdul Syukur, menjelaskan bahwa konvoi sepeda onthel sudah menjadi tradisi tahunan komunitas.

"Setiap tahun kami selalu melaksanakan kegiatan seperti ini, bahkan saat masa pandemi Covid-19 pun tetap berjalan. Ini bentuk kecintaan kami terhadap tanah air sekaligus penghormatan kepada Bung Karno," kata Syukur.

Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tetap menjaga semangat nasionalisme.

Baca juga: Daftar Nama Desa Penerima Bantuan Ambulans Gratis dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan

"Anak-anak muda sekarang mulai acuh terhadap NKRI. Karena itu penting untuk melestarikan budaya bersepeda onthel dan menumbuhkan patriotisme," tambahnya.

Sementara itu, Humas Komunitas Onthel Bengkulu, AP Bowo, menyebutkan bahwa konvoi bukan hanya ajang nostalgia, tetapi juga cara memperkuat solidaritas.

"Kegiatan seperti ini membuat anggota lebih solid. Selain konvoi, kami juga aktif dalam olahraga bersama dan kegiatan sosial, seperti kunjungan ke panti dan pemberian bantuan," jelasnya.

Bowo menjelaskan bahwa Komunitas Kerano berdiri sejak 2010 dan kini memiliki sekitar 80 anggota aktif dari berbagai kalangan, mulai dari pensiunan, pekerja, hingga mahasiswa.

"Dengan kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa sepeda onthel bukan hanya kendaraan tua, tetapi simbol persatuan dan semangat kebangsaan yang perlu diwariskan lintas generasi," tutupnya.

Baca Berita TribunBengkulu.com Lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved