Kamis, 16 April 2026

Berita Bengkulu Selatan

Jumlah Penerima Bansos di Bengkulu Selatan Bertambah Capai 31.702 KPM

Dinsos Kabupaten Bengkulu Selatan mengungkapakan penerima Bansos dari April hingga Juni 2025 meningkat menjadi 31.702 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
PENERIMA BANSOS - Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Syariar saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Jumat (22/8/2025). Ia mengungkapkan keluarga penerima bantuan di Bengkulu Selatan terus meningkat. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Selatan mengungkapakan penerima Bantuan Sosial (Bansos) dari April hingga Juni 2025 meningkat menjadi 31.702 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Syariar mengungkapkan, peningkatan penerima bansos ini setelah adanya pergantian aplikasi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Kita kemarin telah melakukan rakor sosialisasi terkait aplikasi terbaru DTESN ini, namun setalah kita gunakan penerima bansos semakin bertambah dari angka sebelumnya,” ujar Syariar kepada TribunBengkulu.com, Jumat (22/8/2025).

Lanjut Syariar, sebelumnya penerima bansos hingga Juli 2025 itu tercatat sebanyak 23 ribu KPM yang teridiri dari Bantuan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan BPJS kesehatan untuk masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Nasib Sopir Kecelakaan Maut di Selali Bengkulu Selatan, Batal Tersangka Karena Berujung Damai?

“Kita bersama tim akan terus kembali mendata penerima bantuan tersebut, apabila nantinya yang menerima sudah layak maka akan kita keluarkan dari data aplikasi DTSEN. Sehingga kita benar-benar memberikan bantuan tepat sasaran,” ungkap Syariar.

Adapun jumlah total penerima bansos saat ini sebanyak 31.702 KPM yang terdiri dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 17.106 KPM, Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 14.596 KPM, BPJS kesehatan untuk masyarakat kurang mampu sebanyak 116.174 KPM per April-Juni 2025.

“Jadi kalau BPJS kesehatan ini memang setiap tahunya mengalami kenaikan,” lanjut Syarial.

Syarial mengatakan, untuk masyarakat yang ingin mengecek Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN) atau yang dikategorikan penduduk miskin dengan tujuan untuk mendapatkan bantuan sosial syaratnya cukup mudah.

“Silahkan datang ke Dinsos Bengkulu Selatan lalu membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), nanti akan kami cek apakah yang bersangkutan sudah masuk dalam DTSN, jika belum, bisa cek melalui perangkat desa,” ungkapnya.

Terakhir ia mengimbau, agar semua perangkat desa selalu memperbarui data warganya. 

Sehingga KPM yang menerima bantuan tidak salah sasaran dan bagi yang sudah merasa mampu agar segera melapor perangkat desanya untuk tidak memasukan kembali datanya sebagai penerima manfaat.

“Kita harap bantuan ini betul tepat sasaran jangan lagi ada masyarakat yang sudah mampu dan masih menerima bantuan, kita berikan bantuan ini betul-betul kepada keluarga yang membutuhkan,” pungkas Syarial.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved