Kasus Kematian Arya Daru

Kebohongan Penjaga Kos Arya Daru Istri Diplomat Bantah Minta Ubah Arah CCTV, Upaya Pengaburan Fakta?

Kematian Arya Daru Diplomat Kemlu hingga saat ini masih terus menjadi sorotan, kini sang istri bantah minta ubah cctv ke penjaga kos.

Editor: Yuni Astuti
Ist
DIPLOMAT ARYA - Kolase foto Diplomat Arya dan istri (kanan) dan penjaga kost yang terekam CCTV (kiri). Meta istri Arya Daru bantah minta penjaga kos, Siswanto ubah cctv, Minggu (24/8/2025) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kematian Arya Daru Diplomat Kemlu hingga saat ini masih terus menjadi sorotan.

Meskipun pihak kepolisian telah mengumumkan penyebab kematian Arya Daru.

Namun hingga saat ini masih saja ada kejanggalan-kejanggalan yang ada dalam kasus kematian sang Diplomat Kemlu.

Salah satunya yakni istri Arya Daru baru-baru ini menguak fakta jika dia tak pernah meminta cctv kos sang suami diubah.

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum keluarga diplomat Kemlu arya Daru, Nicholay Aprilindo.

Nicholay Aprilindo mengatakan jika Meta Ayu istri Arya Daru tak pernah meminta penjaga kos untuk menggeser CCTV.

"Dan perlu saya sampaikan keterangan dari istri almarhum bahwa istri almarhum yang bernama Meta Ayu tidak pernah meminta pergeseran CCTV," kata dia dalam konferensi pers, Sabtu (23/8/2025).

 "Istri almarhum menyatakan tidak pernah meminta penjaga kos untuk menggeser CCTV, sehingga timbul pertanyaan kami dari mana penjaga kos, Siswanto, itu menyatakan ada permintaan dari istri almarhum untuk menggeser CCTV," kata dia.

Menurut Nicholay, pernyataan dari penjaga kos ini merupakan upaya pengaburan fakta atas misteri kematian diplomat Kemlu ADP.

"Ini jelas, pengaburan fakta kalau bagi kami. Itu perlu didalami," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, penjaga kos sempat mengatakan bahwa kunci kamar ADP hanya ada satu, namun saat pagi hari, penjaga kos dapat membuka pintu kos ADP dengan kunci lain.

"Kemudian ketika dia mengatakan bahwa kunci dari kamar almarhum satu, tapi saat pagi dia membuka dengan kunci lain, berarti ada kunci dua double. Ini perlu didalami. Kok pemegang kunci penjaga kos bisa pegang dua kunci, ini kan belum terungkap," ujar dia.

Keluarga juga meminta kepada penyelidik untuk memeriksa dua orang berinisial V dan D. Hal itu lantaran ADP sempat bertemu keduanya di Grand Indonesia (GI), dan setelah bertemu keduanya, ADP menunjukkan gelagat panik.

 "Inisial V dan D, pertanyaan kami sejauh mana pendalaman terhadap wanita V dan pria D. Apa yang menyebabkan almarhum kelihatan panik setelah bertemu dua orang oknum tersebut," ujar kuasa hukum keluarga ADP, Nicholay Aprilindo, Sabtu (23/8/2025).

Baca juga: Chat Lengkap Istri Arya Daru Minta Ubah Arah CCTV, Kerjasama dengan Penjaga Kos: Demi Keselamatan!

 

Isi Chat Arya Daru 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved