Senin, 25 Mei 2026

SPMB 2026

Jelang SPMB 2026, Dikbud Bengkulu Buka Posko Bantuan untuk Kendala Akun

Dikbud Bengkulu membuka posko bantuan SPMB 2026 untuk melayani kendala akun dan data pendaftaran calon murid.

Tayang:
TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
KEPALA DINAS - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri saat diwawancarai, Jumat (22/5/2026). Dikbud Bengkulu membuka layanan bantuan akun SPMB dan menegaskan proses penerimaan siswa baru bebas pungli. 

Ringkasan Berita:
  1. Dikbud Bengkulu membuka layanan bantuan SPMB 2026.
  2. Posko melayani kendala akun dan data administrasi.
  3. Dikbud menegaskan SPMB harus bebas pungli.
  4. Pengawasan sekolah dilakukan langsung ke lapangan.
  5. Jalur domisili SPMB 2026 naik menjadi 25 persen.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Provinsi Bengkulu akan segera dimulai.

Menjelang pelaksanaan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu membuka posko bantuan bagi masyarakat yang mengalami kendala saat proses pendaftaran akun SPMB.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan layanan tersebut dibuka menyusul berbagai keluhan masyarakat terkait proses pendaftaran SPMB.

Keluhan yang disampaikan masyarakat mulai dari kesulitan membuat akun hingga ketidaksesuaian data alamat dengan kartu keluarga (KK).

“Dalam waktu dekat SPMB akan segera dimulai. Kami akan melayani masyarakat yang mengalami kesulitan membuat akun,” kata Zulhendri saat dihubungi TribunBengkulu.com, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat yang mengalami masalah pada akun atau data administrasi dapat langsung mendatangi kantor Dikbud Provinsi Bengkulu untuk mendapatkan pendampingan dari petugas.

“Di Dinas Pendidikan sudah dibuka tempat pelayanan untuk memperbaiki akun yang tidak bisa masuk ke dalam sistem. Silakan menemui Pak Agus Fajar di ruang sekretariat dekat aula, nanti akan dibantu supaya akun tersebut bisa disesuaikan,” jelasnya.

Tidak hanya terkait akun, Zulhendri mengatakan pihaknya juga menerima konsultasi mengenai persoalan data tempat tinggal yang berbeda antara alamat domisili dengan data yang tercantum di kartu keluarga.

Menurutnya, persoalan seperti itu akan dibantu agar dapat disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem SPMB.

Pengawasan SPMB Diperketat

Selain membuka layanan bantuan, Dikbud Provinsi Bengkulu juga akan memperketat pengawasan terhadap seluruh sekolah selama proses penerimaan murid baru berlangsung.

Zulhendri menegaskan, pihaknya akan segera mengumpulkan kepala sekolah guna memberikan arahan terkait pelaksanaan SPMB yang bersih dan transparan.

“Nanti akan kami tegaskan kepada kepala sekolah bahwa tidak ada lagi yang namanya pungli dalam pelaksanaan SPMB ini,” tegasnya.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved