Kamis, 4 Juni 2026

Berita Ekonomi dan Bisnis Bengkulu

2 Mahasiswa UNIB Pilih Jualan Banana Puding saat Libur Nataru, Cuan Hingga Jutaan per Hari

Mahasiwa Unib pilih berjualan Banana Puding saat Libur Natal dan Tahun Baru, Karena hasilkan omzet jutaan rupiah.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
UMKM - Shofiya Ajeng Pratiwi (22) dan Hanifa Amalia (20) mahasiswa semeter 7 Universitas Bengkulu saat berjualan di Jalan Pariwisata Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Bengkulu, Sabtu (27/12/2025). Mahasiwa Unib pilih berjualan Banana Puding saat Libur Natal dan Tahun Baru, Karena hasilkan omzet jutaan rupiah. 
Ringkasan Berita:
  • Dua mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) memilih untuk berjualan, ketimbang menikmati liburan saat natal dan tahun baru 2026.
  • Bermodalkan meja dan payung, mereka menjual banana puding atau puding pisang, dengan harga mulai dari Rp 10 ribu per porsi yang sudah memiliki sertifikat halal.
  • Untuk omzet yang ia dapat bersama adiknya ini, untuk di momen libur natal dan tahun baru bisa mencapai jutaan rupiah per hari.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Cerita dua mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) yang memilih untuk berjualan, ketimbang menikmati liburan saat natal dan tahun baru 2026.

Kedua mahasiswa itu yakni Shofiya Ajeng Pratiwi (22) dan Hanifa Amalia (20), mereka memilih berjualan di kawasan Jalan Pariwisata Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Bengkulu.

Bermodalkan meja dan payung, mereka menjual banana puding atau puding pisang, dengan harga mulai dari Rp 10 ribu per porsi yang sudah memiliki sertifikat halal.

Shofiya mengatakan dirinya memilih berjualan, karena memanfaatkan momentum libur natal dan tahun baru.

“Momen nya pas bang, lagi libur natal dan tahun baru, ditambah libur kuliah, jadi sekalian aja cari uang saat liburan,” ungkap Shofiya saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (27/12/2025) pukul 15.58 WIB.

Jika dirinya memilih untuk liburan, ia harus mengeluarkan uang, namun dengan adanya liburan bisa dimanfaatkan mencari uang.

Untuk omzet yang ia dapat bersama adiknya ini, untuk di momen libur natal dan tahun baru bisa mencapai jutaan rupiah per hari.

Baca juga: Libur Nataru, Wisata Kampung Durian Bengkulu Tengah Ramai Diserbu Pengunjung

“Kalau momen hari libur seperti ini omzet bisa naik karena ramai pengunjung, omzet bisa Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta per hari,” tutur Shofiya.

Senanda juga disampaikan sang adik, yang saat ini merupakan mahasiswa semester 7 di Unib, Hanifa Amalia menurutnya kalau saat momen liburan seperti ini bisa dimanfaatkan untuk berjualan.

Karena kalau saat di hari biasa, waktu untuk berjualan sangat sedikit, karena kuliah.

“Kalau liburan seperti ini, memang cocok untuk berjualan, apa lagi kami saat ini sedang nyusun skripsi, jadi ada waktu jualan dan waktu nyusun, dari pada liburan buang-buang waktu,” jelas Hanifa.

Hanifa juga mengungkapkan, jika berjualan di hari biasa, ia dan kakaknya menerapkan sistem pre order atau PO.

Nanti ia dan kakaknya akan mengantarkan pesanan ke pemesan, sesuai dengan pesanan, untuk omzet yang didapat di hari biasa hanya sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.

“Kalau di hari biasa itu jualannya PO, trus kita antar ke yang mesan puding nya, jadi omzetnya hanya sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu,” tutup Hanifa.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved