Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu

Rapat dengan BNPB soal Hidrometerologi Basah, Bengkulu Tetapkan Status Siaga Darurat

Hadapi Bencana Hidrometerologi Basah, Provinsi Bengkulu tetapkan status siaga darurat usai rapat dengan BNPB.

Tayang:
TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
HIDROMETEROLOGI - Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni saat rapat dengan BNPB terkait bencana hidrometerologi basah di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur, Senin (29/12/2025). Hadapi Bencana Hidrometerologi Basah, Provinsi Bengkulu tetapkan status siaga darurat usai rapat dengan BNPB. 

Ringkasan Berita:
  1. Pemerintah Provinsi Bengkulu mengikuti rapat dengan BNPB, Senin (29/12/2025).
  2. Rapat membahas kesiapsiagaan dalam mengahadapi bencana hidrometerologi basah.
  3. Provinsi Bengkulu juga sudah menetapkan status siaga darurat.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu, mengikuti rapat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Aula Merah Putih, pada Senin (29/12/2025).

Rapat yang digelar secara virtual ini membahas kesiapsiagaan dalam mengahadapi bencana hidrometerologi basah di Indonesia termasuk Provinsi Bengkulu.

Rapat itu diikuti Pj Sekda Provinsi Bentkulu, Herwan Antoni, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R.A Denny dan Plt Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Kristian Hermansya.

Herwan mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk menghadapi hidrometerologi basah ini.

“Kita sudah melakukan langkah-langkah, Provinsi Bengkulu juga sudah menetapkan status siaga darurat untuk bencana Hidrometerologi,” ungkap Herwan saat diwawancarai usai rapat digelar di aula merah putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (29/12/2025) pukul 14.53 WIB.

Herwan menjelaskan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke BNPB untuk melakukan rekayasa cuaca.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana hidrometerologi yang disebabkan oleh badai siklon.

“Kita sudah bersurat ke BNPB untuk melakukan rekayasa cuaca, kita juga melakukan apel siaga,” tutur Herwan.

Herwan juga menjelaskan, Apel Siaga Bencana ini dilakukan baik dari tingkat Provinsi hingga tingkat Kabupten.

Hal ini dilakukan bertujuan, untuk selalu siap jika terjadi bencana sewaktu-waktu di Bengkulu, termasuk memeriksa personil dan perlengkapan yang dimiliki.

“Apel siaga dilakukan untuk mengetahui kesiapan dalam menghadapi bencana nantinya, kita juga memeriksa sarana dan pra sarana yang ada serta jalur komando,” jelas Herwan.

Jika hal dilakukan secara rutin, Herwan yakin pihaknya dapat mengahadpi potensi bencana di Provinsi Bengkulu.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran untuk bencana, melalui Belanja Tak Terduga.

“Kita juga menyiapkan anggaran untuk Bencana nantinya melalui BTT, memang setiap tahun BTT selalu dianggarkan, yang digunakan untuk kesiagaan itu,” tutup Herwan.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved