Disdag Bengkulu Selatan Terapkan WFA Bergilir, Eselon II dan III Tidak Terdampak
Disdag Kabupaten Bengkulu Selatan mengungkapkan telah menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) secara bergilir setiap hari Jumat
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Disdag Bengkulu Selatan terapkan WFA bergilir tiap Jumat untuk staf dan tenaga ahli.
- Pejabat eselon II dan III tetap bekerja dari kantor (WFO).
- Sistem WFA dibagi bergantian agar kinerja tetap berjalan.
- Pelayanan tetap normal, pegawai WFA wajib laporan online.
- Sejauh ini tak ada kendala, diharapkan tak turunkan semangat kerja.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bengkulu Selatan mengungkapkan telah menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) secara bergilir setiap hari Jumat, khusus bagi tenaga ahli dan staf, sesuai arahan pemerintah pusat dan Bupati Bengkulu Selatan.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Selatan, Dwi Prian Dona, mengungkapkan meskipun ada pegawai yang menjalankan WFA, namun untuk pejabat eselon II dan III tidak terdampak sehingga tetap bekerja dari kantor (WFO).
“Kami tetap di kantor masuk, yang WFA itu kami berlakukan secara bergantian. Jadi hanya pejabat fungsional dan staf, misalnya total ada 20 orang maka kami bagi dua, ada yang WFA dan ada yang WFO, dan itu dilakukan secara bergantian,” ujar Dwi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Selasa (14/4/2026).
Sistem Perkantoran Dinas Perdagangan Setelah Adanya WFA
Menurut pantauan TribunBengkulu.com di lokasi pada Selasa, 14 April 2026, suasana kantor sekitar pukul 14.47 WIB masih berjalan normal seperti biasa. Bahkan, setiap pagi dan sore hari dinas juga tetap melaksanakan apel.
Dwi menegaskan, baik ada maupun tidaknya WFA, aktivitas di Dinas Perdagangan tetap berjalan efektif karena pelayanan kepada masyarakat harus terus berlangsung. Artinya, meskipun secara fisik berada di rumah, tugas tetap harus dijalankan.
“Pegawai yang WFA tetap memberikan laporan kepada kami secara online selama mereka bekerja. WFA ini bukan berarti libur, namun tetap bekerja melalui sistem daring,” tegas Dwi.
Adapun terkait kendala, Dwi menyebut hingga minggu pertama pelaksanaan WFA tidak ditemukan hambatan berarti. Ia berharap penerapan sistem ini tidak mengurangi semangat kerja para pegawai.
“Kami berharap aturan tetap dilaksanakan, tetapi semangat dan etos kerja tetap dijaga, tidak mengurangi semangat kerja kawan-kawan yang melaksanakan WFA ini,” pungkas Dwi.
Penerapan sistem kerja bergilir ini diharapkan dapat tetap menjaga kinerja organisasi sekaligus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah, tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Perdagangan-BS-Dwi-WFA.jpg)