Selasa, 21 April 2026

Berita Bengkulu Selatan

Program Bedah Rumah 2026, 100 Unit di Bengkulu Selatan Lolos Verifikasi

Perkim Bengkulu Selatan langsung turun melakukan survei lapangan terhadap rumah-rumah yang diusulkan untuk program bedah rumah tahun 2026.

Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com
SURVEY BEDAH RUMAH - Dinas Perkim saat melakukan survey bedah rumah di Bengkulu Selatan dengan harapan bedah rumah ini dapat tepat sasaran. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bengkulu Selatan langsung turun melakukan survei lapangan terhadap rumah-rumah yang diusulkan untuk program bedah rumah tahun 2026.

Diketahui, sebanyak 100 unit rumah dipastikan akan mendapatkan bantuan perbaikan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.

Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di daerah tersebut.

Kepala Dinas Perkim Bengkulu Selatan, Teddy Setiawan, menyampaikan bahwa proses penetapan penerima bantuan telah melalui tahapan panjang, mulai dari usulan tingkat desa hingga verifikasi langsung oleh tim dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.

“Seluruh tahapan sudah kita lalui, termasuk verifikasi lapangan oleh tim kementerian. Dari hasil tersebut, 100 rumah dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima bantuan,” ujar Teddy saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (20/4/2026).

Fokuskan Tahap Awal di Tiga Kecamatan

Lanjut Teddy, pelaksanaan program tahap awal difokuskan di tiga kecamatan, yakni Manna, Bunga Mas, dan Kedurang Ilir. Penentuan lokasi ini didasarkan pada tingkat urgensi kebutuhan serta kondisi riil rumah warga di lapangan.

Teddy menjelaskan bahwa setiap rumah memiliki tingkat kerusakan yang berbeda, sehingga penanganannya tidak bisa disamaratakan. Ada rumah yang membutuhkan perbaikan total, namun ada juga yang cukup diperbaiki pada bagian tertentu.

“Pendekatannya berbasis kebutuhan. Itulah mengapa survei dilakukan secara detail agar bantuan benar-benar efektif,” ungkap Teddy.

Penerima Peroleh Bantuan Sebesar Rp 20 Juta per Rumah

Dalam program ini, setiap penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta. Dana tersebut disalurkan melalui rekening penerima sehingga penggunaannya dapat dipantau dan lebih transparan.

Selain itu, konsep swadaya menjadi ciri utama dalam program BSPS. Penerima bantuan diharapkan turut berkontribusi dalam proses pembangunan, baik dari sisi tenaga kerja maupun dukungan tambahan lainnya.

Meski telah dipastikan berjalan pada 2026, Dinas Perkim mengakui bahwa jumlah bantuan masih belum mampu menjangkau seluruh wilayah. Masih terdapat sejumlah kecamatan yang belum mendapatkan alokasi program, seperti Kota Manna, Pasar Manna, Kedurang, Air Nipis, Seginim, Pino, Pino Raya, dan Ulu Manna.

“Kebutuhan masih cukup besar. Kami berharap pemerintah pusat dapat menambah kuota di tahun-tahun mendatang,” tegas Teddy.

Program bedah rumah ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi fisik bangunan, tetapi juga terhadap kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Dengan hunian yang lebih layak, masyarakat diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih aman, nyaman, dan produktif, serta mendorong peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan di Bengkulu Selatan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved