Selasa, 12 Mei 2026

Berita Bengkulu Selatan

Dinsos Turun Langsung Pasang Stiker di Rumah Penerima Bansos di Bengkulu Selatan

Pemkab Bengkulu Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) akan mendata ulang penerima Bantuan Sosial di 142 Desa dan 6 Kelurahan.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
NurRahmaSagita/TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
HEN YEPI - Kepala Dinas Sosiap Hen Yepi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (19/1/2026). Dinsos segera verifikasi data ulang dengan mendatangi desa-desa dan mengecek langsung masyarakat penerima bansos. 

Ringkasan Berita:
  • Dinsos Bengkulu Selatan segera turun langsung ke lapangan untuk pemasangan stiker di rumah penerima bansos
  • Total penerima bandos berdasarkan data per Desember 2025 yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berjumlah 15.625 orang dan Program Keluarga Harapan sebanyak 12.765 orang.
  • Apabila ditemukan masih ada masyarakat yang sudah tidak layak menerima bantuan, maka pada hari itu Dinsos akan mencoret dan menganti masyarakat yang memang betul layak menerima

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) akan mendata ulang penerima Bantuan Sosial di 142 Desa dan 6 Kelurahan.

Pendataan dilakukan dengan cara mendatangi setiap Desa dan Kelurahan yang ada di Bengkulu Selatan, pendataan akan dimulai pada Februari 2026.

Dengan dilakukan pendataan langsung nantinya masyarakat yang sudah tidak layak menerima bantuan dapat mengundurkan diri sebagai penerima.

“Dinsos bersama tim pengolah data akan memulai pendataan ulang pada Februari 2026, nanti kita akan melakukan pendataan ulang lapangan secara menyeluruh di 11 Kecamatan Bengkulu Selatan. Kita berharap bantuan pemerintah ini nantinya lebih menyasar kepada masyarakat yang memang layak menerima bantuan,” ujar Kepala Dinas Sosial Hen Yepi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (19/1/2026).

Selain langsung turun ke lapangan, Dinsos akan memasang stiker kepada rumah-rumah penerima bansos di Bengkulu Selatan.

Sehingga masyarakat yang tidak menerima adanya pemasangan stiker maka dianggap sudah mampu.

“Ya kita akan pasang stiker atau sablon kepada keluarga penerima bantuan. Setiap rumah yang menerima akan kita lakukan pemasangan stiker sebagai tanda penerima bantuan,” ungkap Hen.

Baca juga: Dinas Pertanian: Bendungan Selepah Bengkulu Selatan Aliri 1.000 Hektare Sawah Usai Dinormalisasi

Terpisah Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Syariar mengatakan, bahwa saat ini total penerima bandos berdasarkan data per Desember 2025 yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berjumlah 15.625 orang dan Program Keluarga Harapan sebanyak 12.765 orang.

“Dari total ini kita akan lakukan verifikasi ulang, supaya kita mendapatkan data-data yang valid. Kita Dinsos akan turun langsung ke desa-desa,” ungkap Syariar.

Syarial menambahkan, pihaknya akan mulai turun ke lapangan pada Februari 2026 sekaligus pemasangan stiker ke rumah-rumah peneriman bantuan.

Sehingga dengan ini diharapkan ada kejelasan dari penerima bantuan yang semulanya masih ada data yang belum valid seperti penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.

“Kami minta bantuan terutama Kepala Desa, perangkat desa, BPD dan masyarakat supaya nanti saat kita pendataan itu jujur. Karena sesuai perintah Bupati Rifai Tajuddin memang kita bantu rakyat cuman kami mohon pemerintah kabupaten juga dibantu,” tegas Syarial.

Sehingga nantinya apabila ditemukan masih ada masyarakat yang sudah tidak layak menerima bantuan, maka pada hari itu Dinsos akan mencoret dan menganti masyarakat yang memang betul layak menerima bantuan tersebut.

“Kita akan ganti betul-betul masyarakat yang layak menerima bantuan, dan apabila masyarakat tidak ingin rumahnya dipasang stiker maka mereka diangga sudah mampu,” pungkas Syarial.

Sebagai informasi bantuan BPNT dan PKH diterima 3 kali dalam satu tahun direkening masing-masing.

Dengan besaran BPNT 200 ribu perbulan sedangkan untuk PKH sesuai dengan penerimanya sendiri.

“Besaran PKH ini berbeda-beda, kita tidak tahu karena mereka mengambil bantuan langsung lewat rekening mereka. Bukan melalui kita,” pungkas Syarial.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved