Jalan Rusak di Bengkulu Selatan
Jalan Rusak di Desa Batu Lambang Bengkulu Selatan Sering Picu Kecelakaan
Warga Desa Batu Lambang, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengeluhkan kondisi jalan nasional yang rusak, berlubang, dan bergelombang di wilayah tersebut
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Batu Lambang Bengkulu Selatan mengeluhkan jalan rusak yang sering menyebabkan kecelakaan.
- Terdapat sejumlah titik jalan berlubang terutama di area tikungan.
- Pengendara yang tidak waspada kerap terperosok ke dalam lubang, terutama saat melintas di tikungan yang sekaligus turunan jalan.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Warga Desa Batu Lambang, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengeluhkan kondisi jalan nasional yang rusak, berlubang, dan bergelombang di wilayah tersebut.
Kondisi jalan yang tidak rata itu disebut kerap menyebabkan kecelakaan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Berdasarkan pantauan TribunBengkulu.com di lokasi, terdapat sejumlah titik jalan berlubang terutama di area tikungan.
Salah satu titik rawan berada di dekat pengkolan (tikungan), serta di jalan menurun sebelum Gang Gunung Mesir.
Di lokasi tersebut, permukaan jalan terlihat tidak mulus dan bergelombang.
Warga menyebut, pengendara yang tidak waspada kerap terperosok ke dalam lubang, terutama saat melintas di tikungan yang sekaligus turunan jalan.
“Iya, sering terjadi kecelakaan karena jalan berlubang di dekat pengkolan,” ujar Yun (43) saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (19/2/2026).
Yun berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kecelakaan tidak terus berulang.
“Harapannya semoga bisa segera diperbaiki. Jalan berlubang dan tidak rata ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan,” ungkap Yun.
Baca juga: Catat! Penyesuaian Jadwal Kerja ASN di Bengkulu Selatan saat Ramadan 1447 H
Baca juga: Bazar Ramadan 2026 di Bengkulu Selatan, Berburu Takjil Sambil Nikmati Wisata Pantai Pasar Bawah
Menurut Yun, setidaknya ada dua titik yang paling sering terjadi kecelakaan, yakni di area tikungan dan di dekat Jimas sebelum Gang Gunung Mesir.
Ia menyebut kecelakaan hampir terjadi setiap tahun di lokasi tersebut.
“Dua titik itu yang paling sering, di pengkolan dan dekat Jimas sebelum Gang Gunung Mesir. Hampir setiap tahun ada kecelakaan, bahkan pernah ada korban meninggal dunia,” tegas Yun.
Atas kondisi tersebut, warga berharap pemerintah segera memperhatikan dan memperbaiki jalan yang rusak, terutama di titik-titik rawan kecelakaan, demi keselamatan para pengguna jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Jalan-Rusak-di-Batu-Lambang.jpg)