Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang, BPBD Bengkulu Selatan Siaga 24 Jam
Cuaca ekstrem disertai angin kencang terjadi dalam beberapa hari terakhir selama Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Bengkulu Selatan dilanda cuaca ekstrem disertai angin kencang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
- Angin kencang yang terjadi telah beberapa kali menyebabkan pohon tumbang maupun atap rumah warga yang rusak akibat diterpa angin.
- Masyarakat untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi dan belum diketahui sampai kapan akan berlangsung.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Cuaca ekstrem disertai angin kencang terjadi dalam beberapa hari terakhir selama Ramadan 1447 Hijriah melanda kabupaten Bengkulu Selatan.
Angin kencang yang terkadang tidak disertai hujan tersebut kerap terasa hingga siang hari.
Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan Nusadian Esa Putra, membenarkan kondisi cuaca ekstrem yang sering terjadi tersebut.
Ia menegaskan, pihaknya telah bersiaga untuk mengantisipasi potensi bencana.
“Kami sudah menyiagakan anggota TRC untuk bersiap selama 24 jam. Jika ada laporan atau keluhan dari masyarakat, akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Nusadian saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (25/2/2026).
Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang
Nusadian menjelaskan, angin kencang yang terjadi telah beberapa kali menyebabkan pohon tumbang maupun atap rumah warga yang rusak akibat diterpa angin.
“Kami sudah menyalurkan bantuan kepada korban terdampak. Pohon tumbang saat kejadian juga langsung kami bersihkan. Insyaallah, dalam menghadapi cuaca ekstrem ini BPBD Bengkulu Selatan siap,” tegas Nusadian.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi dan belum diketahui sampai kapan akan berlangsung.
Baca juga: Tempat Hiburan di Bengkulu Selatan Wajib Tutup Pukul 00.00 WIB Selama Ramadan 2026
Masyarakat diharapkan melakukan langkah antisipasi mandiri, seperti memastikan atap rumah dalam kondisi baik serta memperbaiki bagian yang sudah longgar agar tidak mudah terlepas saat angin kencang.
“Kami harap masyarakat melakukan persiapan mandiri. Lebih baik mencegah daripada setelah terjadi. Namun jika ada kejadian, BPBD siap membantu,” tambah Nusadian.
Laporan Melalui Media Sosial
Saat ini BPBD Bengkulu Selatan belum memiliki nomor darurat khusus yang bisa dihubungi. Namun masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui media sosial resmi BPBD Bengkulu Selatan, seperti Facebook dan Instagram, atau menghubungi langsung nomor Kabid maupun tim TRC.
“Nomor khusus sedang diusulkan. Sementara ini masyarakat bisa menghubungi Kabid, tim TRC, atau saya langsung. Setiap laporan musibah akan segera kami tindak lanjuti,” pungkas Nusadian.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap masyarakat tetap waspada agar selama Ramadan dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat, meski kondisi cuaca tidak menentu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kepala-BPBD-BS-Nusadian-ramadan.jpg)