Berita Kaur
Surga Tersembunyi di Kaur, Keindahan Wisata Bunga Karang yang Masih Alami
Wisata Bunga Karang yang berlokasi di Desa Bakal Makmur, Kabupaten Kaur, menjadi salah satu destinasi yang dijuluki sebagai surga tersembunyi
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Wisata Bunga Karang yang berlokasi di Desa Bakal Makmur–Parda Suka, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur.
- Sejumlah spot foto menarik, seperti ayunan dan tebing di sekitar pantai, yang menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk berfoto.
- Wisata ini dibuka oleh pengelola dengan tarif masuk sebesar Rp10 ribu per orang untuk kendaraan roda dua dan Rp20 ribu untuk kendaraan roda empat.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Wisata Bunga Karang yang berlokasi di Desa Bakal Makmur–Parda Suka, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, menjadi salah satu destinasi yang dijuluki sebagai surga tersembunyi karena keindahan alamnya yang masih asri.
Pantauan TribunBengkulu.com, wisata Bunga Karang menyuguhkan pemandangan pantai dengan ombak yang indah, air laut berwarna biru jernih, serta hamparan pasir yang bersih, menciptakan suasana layaknya surga tersembunyi di Kaur.
Di lokasi ini juga terdapat sejumlah spot foto menarik, seperti ayunan dan tebing di sekitar pantai, yang menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk berfoto.
Saat momen libur Lebaran, wisata ini dibuka oleh pengelola dengan tarif masuk sebesar Rp10 ribu per orang untuk kendaraan roda dua dan Rp20 ribu untuk kendaraan roda empat.
Baca juga: Cerita Perantau Kaur Ikut Mudik Gratis Polda Bengkulu, Senang Bisa Hemat Ongkos
Namun, pada hari biasa, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk alias gratis, serta belum ada pedagang yang berjualan di sekitar kawasan pantai.
Hal ini berbeda dengan sejumlah pantai lain di Kaur seperti Pantai Laguna, Cukoh, Air Langkap, Linau, dan Pengubayan yang sudah dipadati pedagang.
“Pantainya sangat bagus, masih alami dan sejuk,” ujar Levia saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Jumat (27/3/2026).
Ramai karena Viral di Media Sosial
Levia menambahkan, banyak wisatawan mengetahui keberadaan pantai ini setelah viral di media sosial, khususnya TikTok, melalui konten para kreator yang pernah berkunjung.
“Kami tahu wisata ini dari TikTok,” ungkapnya.
Levia berharap wisata Bunga Karang dapat mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah Kabupaten Kaur, terutama dalam hal pengelolaan kebersihan.
Menurutnya, masih banyak sampah di area pantai sehingga diperlukan fasilitas seperti tempat pembuangan sampah agar kawasan wisata tetap bersih dan nyaman.
“Sampahnya masih banyak, wisata ini perlu perhatian. Semoga ada tempat pembuangan sampah,” harap Levia.
Sebagai destinasi yang masih alami, wisata Bunga Karang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu unggulan di Kabupaten Kaur, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
| Safari Ramadan 2026 di Kinal, Bupati Kaur Gusril Pausi Serap Aspirasi Warga di Masjid Sholihin |
|
|---|
| Bupati Kaur Gusril Pausi Resmi Buka Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi Ramadan |
|
|---|
| Bus Sekolah Gratis untuk 22.900 Pelajar Kaur, Gubernur Helmi Hasan: Agar Orang Tua Lebih Tenang |
|
|---|
| Akhirnya Pertamina Buka Suara Soal Kasus Penyelewengan Biosolar di Kaur Bengkulu |
|
|---|
| Profil dan Kekayaan Nasrur Rahman Sekda Kaur yang Dilantik Bupati Gusril |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Destinasi-Wisata-Bunga-Karang-Kaur.jpg)