Minggu, 10 Mei 2026

Berita Bengkulu Tengah

Waspada, Pencurian Meteran PDAM Kembali Marak di Bengkulu Tengah

Aksi pencurian meteran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali marak di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
TribunBengkulu.com
PENCURIAN METERAN AIR - Momen aksi pencurian meterean PDAM di Desa Taba Pasmah Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu terekam CCTV, Kamis (15/1/2025) dini hari. Aksi pencurian meteran air milik PDAM kembali marak di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah. 
Ringkasan Berita:
  • Aksi pencurian meteran air milik PDAM kembali marak terjadi di wilayah Bengkulu Tengah
  • Sejumlah rumah warga hingga kantor notaris menjadi sasaran pelaku pencurian meteran air
  • Aksi pencurian terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga dan terjadi pada jam-jam rawan

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Aksi pencurian meteran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali marak di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kali ini, pencurian terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Talang Empat dan Kecamatan Karang Tinggi pada Kamis (15/1/2026) dini hari.

Beberapa rumah warga hingga kantor notaris menjadi sasaran pelaku. Aksi tersebut bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga dan terjadi pada jam-jam rawan.

Kepolisian Sektor (Polsek) Talang Empat telah menerima laporan terkait pencurian meteran PDAM yang terjadi di Desa Taba Pasmah dan Desa Nakau, Kecamatan Talang Empat.

Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo melalui Kapolsek Talang Empat Iptu Andri Gunawan membenarkan adanya laporan tersebut.

“Selain di Taba Pasmah, kami juga mendapatkan laporan pencurian ini di Desa Nakau, tepatnya di kantor notaris di depan Indomaret Nakau. Sama halnya dengan di Taba Pasmah, di kantor notaris juga terjadi pencurian meteran PDAM,” ujar Iptu Andri Gunawan, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku pencurian tersebut.

“Sementara ini kami masih melakukan penyelidikan terkait pencurian ini. Kami Polsek Talang Empat akan melakukan patroli pada jam-jam rawan, walaupun patroli rutin sudah kita laksanakan,” jelasnya.

Selain meningkatkan patroli, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan aktif menjaga lingkungan sekitar.

“Untuk warga masyarakat agar selalu waspada, saling menjaga, atau memberikan alat tambahan pengunci meteran PDAM. Jika terjadi pencurian, segera laporkan kepada kami,” tegas Iptu Andri.

Pihak kepolisian berharap, dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, aksi pencurian meteran PDAM yang merugikan warga ini dapat segera dihentikan.

Baca juga: Pemkab Bengkulu Tengah Kaji Ulang Operasional PT RAA Usai Didemo Warga 5 Kecamatan

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved