Berita Bengkulu

Aksi Bersih Pantai Panjang RS Ummi Bengkulu Peringati Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026

RSU Ummi Bengkulu menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sabtu (10/1/2026).

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com/Jiafni Rismawarni
BERSIH PANTAI - RS Ummi Bengkulu menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sabtu (10/1/2026). Aksi bersih pantai yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran manajemen dan karyawan RS Ummi Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026 

Ringkasan Berita:
  • Rumah Sakit Ummi Bengkulu menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sabtu (10/1/2026) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026
  • Aksi bersih pantai yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran manajemen dan karyawan RS Ummi Bengkulu

 


Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - RSU Ummi Bengkulu menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026 sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan kawasan wisata andalan di Bengkulu.

Aksi bersih pantai yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran manajemen dan karyawan RS Ummi Bengkulu.

Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama, kemudian dilanjutkan dengan memungut sampah-sampah yang tersebar di sepanjang area pantai, khususnya sampah plastik.

Komisaris PT Ridho Mandiri yang juga Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSU Ummi Bengkulu, dr. Yudho Daruno, SpOG (K), MARS, mengatakan kegiatan ini telah direncanakan sejak lama dan sengaja digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional.

"Alhamdulillah cuaca hari ini cerah. Kegiatan ini sudah kita rencanakan dari lama, sekalian dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional. Kita adakan bersih-bersih di Pantai Panjang," kata dr. Yudho kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, Pantai Panjang merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Bengkulu yang membutuhkan perhatian lebih terkait kebersihan.

Ia mengaku kerap melihat masih banyak sampah, terutama sampah plastik, yang berserakan di kawasan pantai.

"Pantai Panjang ini tempat wisata yang paling populer di Bengkulu. Saya sering berolahraga di sini dan melihat sampahnya cukup banyak, terutama sampah plastik dari foam dan jenis plastik lainnya. Kita tahu sendiri plastik itu tidak baik bagi lingkungan," jelasnya.

RSU Ummi Bengkulu menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sabtu (10/1/2026).
RS Ummi Bengkulu menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sabtu (10/1/2026). (Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com/Jiafni Rismawarni)

Meskipun area yang dijangkau dalam kegiatan ini tidak terlalu luas, pihaknya berharap aksi tersebut dapat menjadi bentuk partisipasi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata.

Baca juga: Pengeroyokan di Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu, Dua Pemuda Terluka Parah

Sementara itu, Manajer Layanan RS Ummi Bengkulu, dr. Wulan Febriani menyampaikan, kegiatan bersih pantai ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

"Kegiatan hari ini adalah bersih-bersih pantai dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026 dengan tema hentikan polusi plastik. Kami bersama karyawan melakukan senam pagi, kemudian dilanjutkan dengan memungut sampah-sampah yang ada di lingkungan pantai," katanya.

Melalui kegiatan ini masyarakat semakin sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mulai menggunakan botol minum yang dapat digunakan ulang.

"Dengan semakin banyaknya sampah plastik, dampaknya bisa memicu berbagai masalah lingkungan, salah satunya banjir seperti yang sering kita dengar belakangan ini. Kesadaran itu harus dimulai dari diri kita sendiri agar lingkungan tetap terjaga, khususnya di Bengkulu," tutup dr. Wulan.

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved