Selasa, 9 Juni 2026

Berita Kepahiang

Penyebab Nomor Induk PPPK Paruh Waktu di Kepahiang Belum Keluar, Kendala di BKN?

Nomor Induk (NI) PPPK paruh waktu di Kepahiang Bengkulu yang dinyatakan lolos beberapa waktu hingga hari ini belum keluar.

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
PPPK KEPAHIANG - Suasana penyerahan berkas fisik untuk mendapatkan NIP oleh peserta seleksi PPPK Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Rabu (23/7/2025) lalu. Masih ada kendala berkas di BKN, sehingga Nomor Induk peserta belum keluar hingga saat ini. 
Ringkasan Berita:
  • NI PPK paruh waktu di Kepahiang belum juga keluar hingga Kamis 23 Oktober 2025
  • Dari total 691 yang dinyatakan lolos, baru ada 665 orang yang dinyatakan berkas telah lengkap

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Nomor Induk (NI) PPPK paruh waktu di Kepahiang Bengkulu yang dinyatakan lolos beberapa waktu hingga hari ini, Kamis (23/10/2025) belum juga keluar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kepahiang, Nyayu Elia Hasanah melalui Kabid Pengembangan SDM, Agus Riyanto mengatakan, pengumuman NI ini sedikit terlambat karena masih ada kendala di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dari total 691 yang dinyatakan lolos, baru ada 665 orang yang dinyatakan berkas telah lengkap.

22 orang lainnya masih dalam proses pemberkasan, dan 4 orang dalam status Berkas Tak Sesuai (BTS).

"BTS ini seperti salah penulisan nama, salah tahun lahir, atau bisa juga saat diunggah berkas error. Tapi jangan khawatir, berkas ini masih bisa diperbaiki, dan belum bersifat final," kata Agus kepada TribunBengkulu.com, Kamis (23/10/2025) pukul 17.33 WIB sore.

Untuk selanjutnya, BKN masih dalam proses penyelesaian berkas ini, sebelum mengumumkan NI dari masing-masing peserta.

Sementara, dari peserta sendiri, kini dalam keadaan harap-harap cemas.

Salah satu peserta yang lolos, Susanti mengatakan dirinya kini dalam keadaan harap-harap cemas.

Susanti berharap agar NI ini bisa segera terbit, sehingga statusnya bisa segera menjadi PPPK paruh waktu.

"Semoga saja tidak ada kendala. Kami hanya bisa menunggu sampai NI kami terbit," kata Susanti.

Hal yang sama juga dikatakan M Siswanto, peserta lain yang juga sama-sama lolos.

Siswanto mengatakan dirinya terus menunggu perkembangan, dan berharap NI bisa segera muncul.

Baca juga: Melihat PLTA Musi Kepahiang Bengkulu, Pembangkit Listrik 1,3 Kilometer di Bawah Tanah

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved