Berita Kepahiang
Penyebab Nomor Induk PPPK Paruh Waktu di Kepahiang Belum Keluar, Kendala di BKN?
Nomor Induk (NI) PPPK paruh waktu di Kepahiang Bengkulu yang dinyatakan lolos beberapa waktu hingga hari ini belum keluar.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Ringkasan Berita:
- NI PPK paruh waktu di Kepahiang belum juga keluar hingga Kamis 23 Oktober 2025
- Dari total 691 yang dinyatakan lolos, baru ada 665 orang yang dinyatakan berkas telah lengkap
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Nomor Induk (NI) PPPK paruh waktu di Kepahiang Bengkulu yang dinyatakan lolos beberapa waktu hingga hari ini, Kamis (23/10/2025) belum juga keluar.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kepahiang, Nyayu Elia Hasanah melalui Kabid Pengembangan SDM, Agus Riyanto mengatakan, pengumuman NI ini sedikit terlambat karena masih ada kendala di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dari total 691 yang dinyatakan lolos, baru ada 665 orang yang dinyatakan berkas telah lengkap.
22 orang lainnya masih dalam proses pemberkasan, dan 4 orang dalam status Berkas Tak Sesuai (BTS).
"BTS ini seperti salah penulisan nama, salah tahun lahir, atau bisa juga saat diunggah berkas error. Tapi jangan khawatir, berkas ini masih bisa diperbaiki, dan belum bersifat final," kata Agus kepada TribunBengkulu.com, Kamis (23/10/2025) pukul 17.33 WIB sore.
Untuk selanjutnya, BKN masih dalam proses penyelesaian berkas ini, sebelum mengumumkan NI dari masing-masing peserta.
Sementara, dari peserta sendiri, kini dalam keadaan harap-harap cemas.
Salah satu peserta yang lolos, Susanti mengatakan dirinya kini dalam keadaan harap-harap cemas.
Susanti berharap agar NI ini bisa segera terbit, sehingga statusnya bisa segera menjadi PPPK paruh waktu.
"Semoga saja tidak ada kendala. Kami hanya bisa menunggu sampai NI kami terbit," kata Susanti.
Hal yang sama juga dikatakan M Siswanto, peserta lain yang juga sama-sama lolos.
Siswanto mengatakan dirinya terus menunggu perkembangan, dan berharap NI bisa segera muncul.
Baca juga: Melihat PLTA Musi Kepahiang Bengkulu, Pembangkit Listrik 1,3 Kilometer di Bawah Tanah
| BKD dan PUPR Jadi OPD dengan Temuan BPK Terbanyak di Kepahiang |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Rumah Makan di Kepahiang Keluhkan Pendapatan Menurun |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Penyerahan-berkas-fisik-peserta-seleksi-PPPK-di-Kepahiang.jpg)