Kamis, 4 Juni 2026

Bencana di Sumatera

Kepahiang Targetkan Kumpulkan Rp200 Juta, Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Penggalangan dana di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, untuk korban banjir di Sumatera, Jumat (5/12/2025).

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
BANJIR SUMATERA - Penggalangan dana di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, untuk korban banjir di Sumatera, Jumat (5/12/2025). Pemkab dan Baznas menargetkan terkumpul Rp 200 juta. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Kepahiang menargetkan sumbangan untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumut, Sumbar sebesar Rp200 juta
  • Penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas dari masyarakat Kepahiang

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang menargetkan sumbangan untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebesar Rp 200 juta.

Wakil Bupati (Wabup) Kepahiang Abdul Hafizh mengatakan, dari pemkab sendiri telah melakukan penggalangan dana, berasal dari sumbangan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Pemkab Kepahiang.

Dari sumbangan ASN ini, telah terkumpul sebesar Rp 100 juta.

"Nanti, akan kita gabungkan dengan pemerintah provinsi, untuk disalurkan ke korban," kata Abdul Hafizh kepada TribunBengkulu.com, Jumat (5/12/2025).

Selain dari Pemkab Kepahiang dan para ASN, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepahiang juga melakukan aksi penggalangan dana di Tugu Kopi, Pasar Kepahiang.

Ketua Baznas Kepahiang, Rusmedi menargetkan dari sumbangan masyarakat ini, bisa terkumpul setidaknya Rp 100 juta, untuk digabung sumbangan dari pemkan dan ASN, kemudian disalurkan ke korban banjir Sumatera melalui pemprov.

​​Ditambahkan Rusmedi, penggalangan dana ini juga merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari masyarakat Kepahiang terhadap korban banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Tidak hanya uang tunai, Baznas juga menerima titipan sumbangan dalam bentuk barang, seperti pakaian, makanan, dan kebutuhan korban lainnya.

"Kegiatan ini akan terus kita lakukan, sampai nanti pemkab akan mengirimkan ke pemprov untuk disalurkan kepada para korban," ungkap Rusmedi.

Baca juga: Penentuan UMK 2026, Serikat Buruh Bakal Hitung Standar Hidup Layak di Kepahiang

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved