Konsep Pariwisata Bengkulu yang Berkelanjutan
Banyak kendala yang menghalangi pertumbuhan pariwisata di Bengkulu, seperti akses transportasi yang terbatas, kurangnya penataan tempat pariwisata.
Oleh: Andi Azhar, Ph.D, CDMP
Koordinator Program Pascasarjana UM Bengkulu / Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Bengkulu
TRIBUNBENGKULU.COM - Sebuah kota yang memiliki keindahan alam yang mempesona, potensi wisata yang melimpah, namun masih terhambat dalam perkembangan sektor pariwisata.
Banyak kendala yang menghalangi pertumbuhan pariwisata di Bengkulu, seperti akses transportasi yang terbatas, kurangnya penataan tempat pariwisata.
Masalah sampah, infrastruktur yang kurang memadai, serta kurangnya keseriusan dan perhatian pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata ini.
Salah satu masalah utama yang dihadapi pariwisata Bengkulu adalah akses transportasi yang terbatas.
Saat ini, penerbangan hanya tersedia dari dan ke Jakarta, sementara transportasi publik seperti bus umum hampir tidak ada.
Hal ini membatasi kemudahan bagi wisatawan untuk mencapai Bengkulu dan menikmati keindahan alam serta kekayaan budaya.
Baca juga: Kelahiran Pancasila, Lukisan Tersirat Kehadirannya
Diperlukan upaya yang lebih besar untuk meningkatkan konektivitas transportasi menuju Bengkulu, baik melalui peningkatan rute penerbangan maupun penyediaan transportasi publik yang dapat memudahkan mobilitas wisatawan di dalam kota.
Selain itu, penataan tempat pariwisata yang belum optimal juga menjadi kendala dalam pengembangan pariwisata Bengkulu.
Contohnya adalah Pantai Panjang, Pantai Berkas, dan Pantai Jakat yang memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan.
Sayangnya, banyak pedagang yang mendirikan warung di jogging track yang seharusnya menjadi daya tarik khusus untuk olahraga jogging sambil menikmati matahari terbenam atau terbit.
Hal ini mengganggu estetika kawasan wisata dan mengurangi nilai tariknya.
Diperlukan penataan yang lebih baik dan pengelolaan yang terpadu untuk memastikan kelestarian tempat-tempat pariwisata yang ada.
Masalah sampah juga menjadi tantangan terbesar dalam pengembangan pariwisata Bengkulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Andi-Azhar-PhD-CDMP.jpg)