Berita Bengkulu
Pembangunan Jembatan, Jalan Merapi Raya Kota Bengkulu Ditutup Sementara
Pembangunan jembatan dan gorong-gorong di Jalan Merapi Raya, Kelurahan Tebeng, Kota Bengkulu dimulai.
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pembangunan jembatan dan gorong-gorong di Jalan Merapi Raya, Kelurahan Tebeng, Kota Bengkulu, telah dimulai.
Selama pembangunan ini, jalan akan ditutup sementara mulai Jumat (12/9/2025) hingga jembatan baru selesai dibangun, yang diperkirakan memakan waktu hingga tiga bulan ke depan.
Terkait pembangunan tersebut, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta masyarakat bersabar karena akses jalan akan ditutup sementara selama pekerjaan berlangsung.
"Insyaallah dalam dua atau tiga bulan ke depan kita sudah memiliki jembatan baru. Kami mohon pengertiannya. Kalau bisa selesai dua atau tiga bulan tentu lebih baik, tapi yang utama adalah kualitas pembangunan harus terjaga," kata Dedy.
Dijelaskannya, pembangunan jembatan ini menelan anggaran sekitar Rp3 miliar.
Meskipun awalnya tidak masuk dalam APBD 2025, Pemkot Bengkulu melakukan pergeseran anggaran karena alasan urgensi.
"Anggaran ini awalnya tidak ada dalam APBD. Namun karena urgensi, kami lakukan pergeseran dan alhamdulillah pembangunan ini terealisasi," jelasnya.
Ditambahkan, Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman menegaskan bahwa kontrak pekerjaan jembatan berlangsung selama tiga bulan.
Namun pihaknya menargetkan pembangunan bisa rampung lebih cepat.
"Di kontrak pengerjaannya dilakukan selama 3 bulan, namun insyaallah selesai dalam 2 bulan agar jalan bisa kembali digunakan," jelas Noprisman.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini
| Rutan Manna Gelar Simulasi Kebakaran, Pegawai Dilatih Evakuasi dan Penggunaan APAR |
|
|---|
| 136 Paket Bantuan Atensi Mulai Disalurkan Dinsos Bengkulu Selatan, Tahap Awal Sasar 5 Kecamatan |
|
|---|
| Pendidikan dan Kesehatan di Kota Bengkulu Alami Deflasi pada Mei 2026 |
|
|---|
| Camat Seginim Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan, Dikbud Sebut Error Sistem Tidak Rugikan Siswa |
|
|---|
| Stok Berlimpah, Harga Cabai di Bengkulu Tengah Turun hingga Rp 45 Ribu per Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Suasana-di-JL-Merapi.jpg)