Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu

Program Nikah Balai Banjir Apresiasi, DPRD Kota Bengkulu Harus Ditingkatkan

Waka I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menanggapi terkait program rutin nikah balai atau nikah massal pada Rabu (22/10/2025).

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
NIKAH BALAI - Waka I DPRD Rahmad Widodo saat menjadi saksi nikah pada Rabu (22/10/2025). Waka I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menanggapi terkait program rutin nikah balai atau nikah massal pada Rabu (22/10/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
 
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU -Waka I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menanggapi terkait program rutin nikah balai atau nikah massal, pada Rabu (22/10/2025). 

Pernikahaan yang dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy-Ronny beserta jajaran Forkopimda tersebut berlangsung meriah di Balai Merah Putih Kota Bengkulu, sekitar pukul 09.30 WIB. 

Dalam pelaksanaan nikah balai tersebut seluruhnya biaya dan kebutuhan disiapkan oleh pemerintah secara gratis yang anggarannya dari pergeseran anggaran (DPPA) SKPD Kota Bengkulu tahun anggaran 2025. 

Kegiatan tersebut merupakan program tahunan pemerintah Kota Bengkulu yang sudah dilaksanakan sejak 2007 dengan kouta pasangan sesuai dengan jumlah anggaran yang tersedia 

Untuk nikah balai 2025 kouta pasangan yang disediakan pemerintah Kota Bengkulu berjumlah 10 pasang yang berasal dari beberapa kecamatan. 

Baca juga: 6 Pasang Bujang Gadis Ikut Nikah Massal di Balai Merah Putih Bengkulu, Wali Kota Dedy: Semua Gratis!

Dari program tersebut Rahmad menyampaikan apresiasi terhadap program nikah balai tersebut. 

"Intinya kami mewakili dari DPRD Kota Bengkulu mengapresiasi program Wali Kota," ucap Rahmad.  

Menurut Rahmad, program tersebut memang bermanfaat bagi masyarakat Kota Bengkulu. 

"Karena memang program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan yang tidak mempunyai cukup biaya untuk melakukan pernikahan," kata Rahmad. 

Selain itu program tersebut membantu calon pengantin untuk mendapatkan buku catatan nikah yang resmi untuk keperluan administrasi kedepannya. 

"Termasuk membantu pengantin untuk memiliki buku catatan nikah yang resmi yang nantinya bisa digunakan untuk keperluan administrasi kedepannya," tambah Rahmad. 

Disisi lain ia juga berpesan kepada pengantin yang telah melaksanakan proses ijab kabul untuk menjaga dan membina sampai akhirat. 

"Pesan untuk pengantin yang tadi sudah resmi melakukan proses ijab kabul dapat membina rumah tangga sampai akhirat utamanya karena nikah ini juga merupakan ibadah," jelas Rahmad. 

Kedepan ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan ditingkatkan jumlah kouta pengantin. 

"Pemerintah Kota kedepan kalau memang mempunyai kemampuan anggaran lebih ini bisa ditingkatkan lagi sehingga yang tahun ini 10 orang tahun depan bisa lebih banyak lagi jumlah pengantin yang bisa di bantu," pungkas Rahmad.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved