Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu

Regulator LPG Bocor di Padang Harapan Bikin Heboh! Damkar Bengkulu Sampai Terjunkan 7 Armada

Peristiwa heboh kebakaran regulator kompor gas warga Kota Bengkulu bernama Andri pada Kamis (11/12/2025).

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
Dok Damkar Kota Bengkulu
KEBAKARAN - Petugas pemadam kebakaran Kota Bengkulu saat memadamkan api pada Kamis (11/12/2025). Peristiwa heboh kebakaran regulator kompor gas warga Kota Bengkulu bernama Andri pada Kamis (11/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  1. Regulator gas bocor milik warga bernama Andri memicu kepanikan di Kelurahan Padang Harapan.
  2. Api muncul saat istri pemilik rumah sedang memasak dan menyambar regulator kompor gas.
  3. Penghuni rumah segera menghubungi Damkar Kota Bengkulu.
  4. Damkar menerjunkan 4 pos dan 7 armada ke lokasi.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Insiden regulator kompor gas bocor milik warga Kota Bengkulu bernama Andri mendadak membuat heboh Kota Bengkulu pada Kamis (11/12/2025).

Tujuh mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi pun menarik perhatian warga Kota Bengkulu.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kali Porong, Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, sekitar pukul 13.15 WIB.

Kejadian bermula saat istri Andri sedang asyik memasak di dapur, namun tiba-tiba api menyambar regulator gas yang ternyata bocor.

Melihat kondisi tersebut, penghuni rumah panik dan segera menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu agar api tidak membesar.

Menanggapi laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu langsung menuju lokasi kejadian.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu menerjunkan 4 pos dan 7 armada, yakni Pos 1 armada Ziegler, Kajama, 010, HR-V; Pos 2 armada 011; Pos 3 armada tanki; Rescue; dan armada Maven.

Setelah sampai di lokasi, tim pemadam kebakaran yang dipimpin oleh Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Komandan Yuliansyah, langsung memerintahkan petugas untuk menjinakkan api yang masih menyembur dari regulator gas.

Dengan kerja sama yang baik, kecekatan, dan kesiapsiagaan komandan serta personel, api berhasil diatasi dan tidak menyambar perabotan lainnya.

"Alhamdulillah pada kejadian 65 tersebut tim selamat dalam bertugas dan tidak ada korban jiwa. Pukul 13:30 WIB kondisi dinyatakan aman, selanjutnya tim berpamitan ke warga sekitar untuk kembali ke Markas Komando," ucap Yuliansyah.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved