Berita Bengkulu
Pengeroyokan di Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu, Dua Pemuda Terluka Parah
Pesta sunrise di Danau Dendam Tak Sudah berubah mencekam. Dua pemuda di Bengkulu terluka parah usai pengeroyokan, polisi masih selidiki kasus.
Penulis: Beta Misutra | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Dua pemuda, Edo Rahman dan Rafles Habib, menjadi korban pengeroyokan di Danau Dendam Tak Sudah.
- Kedua korban mengalami luka serius akibat tusukan senjata tajam dan pukulan benda tumpul.
- Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat korban bersama tiga temannya menunggu matahari terbit.
- Sekitar 10 pelaku diduga terlibat, korban tidak mengenali satu pun pelaku.
- Kedua korban telah membuat laporan resmi polisi setelah mendapatkan pertolongan medis.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Dua pemuda di Bengkulu mengalami luka serius setelah menjadi korban pengeroyokan saat menunggu matahari terbit di kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah, Sabtu (10/1/2026) pagi.
Peristiwa tersebut kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian Polresta Bengkulu.
Korban pertama, Edo Rahman (20), merupakan mahasiswa yang berdomisili di Desa Pasma Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.
Korban kedua, Rafles Habib (20), merupakan warga Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.
Keduanya mengalami luka serius akibat diserang menggunakan senjata tajam dan benda tumpul oleh sekelompok pelaku yang diduga berjumlah sekitar 10 orang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB ketika kedua korban sedang bersama tiga orang temannya berada di kawasan danau.
Mereka datang dengan tujuan menunggu sunrise atau matahari terbit, yang selama ini dikenal sebagai daya tarik utama lokasi tersebut.
Namun, suasana tenang berubah mencekam ketika sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang mendatangi mereka dan melakukan pengeroyokan.
Edo Rahman mengalami luka tusuk senjata tajam jenis keris di bagian belakang tubuhnya, namun masih sempat melarikan diri ke bawah jembatan yang ada di lokasi.
Sementara itu, Rafles Habib mengalami luka yang lebih parah, termasuk luka tusuk di bagian paha dan perut, luka gores di dekat mata, luka pada tangan, serta bengkak di beberapa bagian tubuh akibat dipukuli oleh pelaku.
Salah satu teman korban, Wilman (23), menjelaskan bahwa setelah diserang, kedua korban berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
Dalam kondisi terluka, korban kemudian menghubungi dirinya untuk meminta pertolongan.
"Setelah saya dihubungi, saya langsung menjemput mereka dan membawa ke rumah sakit supaya segera mendapatkan perawatan medis," ujar Wilman saat ditemui, Sabtu (10/1/2026).
| Inilah 3 Besar Calon Sekda Bengkulu Selatan, Susmanto Teratas, Dilantik Senin 12 Januari 2026 |
|
|---|
| Penyebab Pajak Wisata Kampung Durian Bengkulu Tengah Melonjak Rp19 Juta, Ternyata Bukan Tarif Naik |
|
|---|
| Inilah Daftar 3 Besar Seleksi 9 Jabatan Eselon II Pemkab Bengkulu Selatan, Senin Pelantikan |
|
|---|
| Kondisi Terkini Liku Sembilan Bengkulu Tengah, Proses Evakuasi Truk Trailer yang Tergelincir Selesai |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Sekunyit di Bengkulu Selatan Diprediksi Rampung April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pengeroyokan-danau-dendam-1012026.jpg)