Selasa, 9 Juni 2026

Berita Lebong

Penampakan Harimau Sumatera di Lebong, BKSDA Pastikan Sudah Kembali ke Hutan

Penampakan harimau sumatera hebohkan warga Lebong. BKSDA pastikan satwa itu sudah kembali ke hutan.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
HO Tribunbengkulu.com
BKSDA BENGKULU – Tim BKSDA Bengkulu meninjau kebun sawit di Kecamatan Pinang Belapis, Senin (22/9/2025). Tidak ditemukan jejak harimau terbaru sehingga diduga sudah kembali ke hutan. 

Penampakan harimau sumatera hebohkan warga Lebong. BKSDA pastikan satwa itu sudah kembali ke hutan.

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu menurunkan tim untuk mengecek laporan penampakan harimau sumatera di Kabupaten Lebong.

Hasilnya, dipastikan bahwa hewan buas itu telah kembali memasuki kawasan hutan. Karena selama proses peninjauan, tidak ditemukan adanya jejak baru.

Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu, Said Jauhari, mengatakan pihaknya telah turun langsung ke Desa Lemeu dan Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, pada Senin (22/9/2025) lalu.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti viralnya video harimau yang beredar di media sosial beberapa hari sebelumnya, sekaligus mengantisipasi konflik atau kontak langsung antara manusia dengan satwa dilindungi tersebut.

“Hasil pengecekan tim di lapangan memang ditemukan jejak harimau sumatera, tetapi jejaknya sudah lama dan tidak ada tanda baru,” ujar Said.

Dari lokasi pengecekan, jarak titik penampakan harimau dengan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) hanya sekitar 800 meter.

Sementara jaraknya dengan permukiman warga terdekat kurang lebih 200 meter. Dengan kondisi tersebut, BKSDA menduga kuat satwa dilindungi itu telah kembali masuk ke kawasan hutan TNKS.

Karena tidak ada jejak baru, pihaknya juga tidak melakukan tindakan pengusiran.

Baca juga: Penampakan Harimau Sumatera Hebohkan Warga Lebong, BKSDA Bengkulu Turunkan Tim ke Air Kopras

"Tidak dilakukan metode pengusiran karena kita menduga harimaunya sudah kembali lagi ke dalam hutan," lanjut Said.

Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada saat beraktivitas di kebun, terutama yang lokasinya dekat dengan kawasan hutan.

Masyarakat juga diimbau agar tidak beraktivitas sendirian serta segera melaporkan jika ada kemunculan harimau kembali.

“Kami mengimbau warga untuk berhati-hati, usahakan jangan sendirian saat ke kebun. Jika ada hal yang mencurigakan segera lapor ke pihak berwenang,” tambah Said.

Sebelumnya, masyarakat sempat dihebohkan dengan kemunculan seekor harimau sumatera yang terekam kamera warga.

Video tersebut memperlihatkan satwa buas itu sedang berjalan di pinggiran kebun sawit dan diduga sedang mencari makan.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved