Kamis, 4 Juni 2026

Gibran Dikritik Pandji

Mens Rea Panji Heboh, Poadcast Ahok vs Denny Sumargo Malah Ditakedown Usai Frontal Bahas Politik 

Mens Rea Pandji memicu kontroversi, sementara podcast Ahok–Denny Sumargo mendadak ditakedown usai bahas politik.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Istimewa
PANDJI VS AHOK - Pertunjukan Mens Rea Pandji Pragiwaksono memicu kontroversi karena kritik politik tajam, beriringan dengan podcast Ahok–Denny Sumargo yang mendadak ditakedown usai membahas hukum dan kekuasaan, Rabu (7/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Mens Rea Pandji viral karena kritik tajam soal politik pasca-Pemilu 2024.
  2. Podcast Ahok–Denny Sumargo mendadak ditakedown usai bahas politik dan hukum.
  3. Ahok menilai aturan pilkada dan putusan MK kerap berubah dan tak adil.
  4. Pandji menuai kecaman usai meroasting Gibran “mata ngantuk”, meski show-nya jadi #1 di Netflix.
  5. Gibran merespons berkelas lewat aksi kemanusiaan, sementara Pandji mengaku bayaran Mens Rea miliaran.

TRIBUNBENGKULU.COM - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea, Pandji Pragiwaksono

Pertunjukan ini memicu kontroversi, karena Pandji memuat sejumlah kritik pedas terkait kondisi politik Indonesia pasca-Pemilu 2024. 

Topik politik dan sosial itu dibawakan Pandji dalam wadah komedia yang membuat berbagai kalangan jadi lebih melek dan mengerti. 

Kini Pandji Pragiwaksono banyak mendapat dukungan karena berani secara frontal mengungkap kondisi politik di Indonesia. 

Janggalnya, baru-baru ini warga Thread justru dihebohkan dengan poadcast Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama bersama Deddy Sumargo. 

Diketahui, Ahok menjadi bintang tamu dalam poadcast CURHAT BANG Denny Sumargo belum lama ini. 

Poadcat tersebut membahas soal dinamika politik dan hukum terkait pencalonan kepala daerah. 

Namun, baru 19 menit tayang di Youtube Denny Sumargo, tayangan video tersebut mendadak hilang diduga telah ditakedown. 

Adapun poin bahasan  Ahok dengan Denny Sumargo sebelum poadcast tersebut di takedown. 

Ahok menceritakan keberaniannya mundur dari jabatan kepala daerah demi maju ke level lebih tinggi, meski aturan dibuat untuk “mencegat”.

"Mereka (pejabat yang lebih tinggi) bikin peraturan waktu itu, Bupati yang mau jadi gubernur harus berhenti supaya gua takut. Maksudnya gitu loh. Heeh. Heeh. Dia kaget gua berhenti beneran," ucap Ahok dikutip Tribunbengkulu.com, Rabu (7/1/2026). 

Ahok menyinggung regulasi dinilai berubah-ubah dan dibuat untuk menarget orang tertentu, bukan berlaku adil untuk semua.

"Jangan main-main suka-suka gitu loh. Lagi mau sikat Ahok lu bikin A. Begitu lu enggak yang lain bikin B,". ungkapnya. 

"Masa gara-gara gua mau maju jadi 10 tahun gua mesti berhenti setengah tahun. Dari mana dasar hukumnya?," tanya Ahok

Ahok merasa bahwa ada ketakutan pihak tertentu jika petahana terpilih lagi.

"Ini udah kayak ketakutan gua itu bisa terpilih lagi tahu enggak? Suruh gua berhenti dengan cara diputusin dong. Gua datang MK diketawain. Eh, MK putusin enggak perlu berhenti lagi tuh bis segala macam. Jadi mereka gua bilang hukum kok cuma buat target orang tertentu gitu," ungkapnya. 

"Jadi ketika lu mau melakukan gua seenak lu, Iya. Iya. Lu akan terima iya iya. Hukum karma itu cepat. Orang tua tu bilang tuh langit itu pendek," lanjutnya. 

Sehingga Denny Sumargo menegaskan bahwa aturan soal pemilihan kepala daerah itu dibuat berdasarkan keyakinan. 

"Jatuhkan keputusan (soal kepala daerah) itu berlandaskan menurut keyakinan bukan ketetapan hukum," ungkap Denny. 

"Makanya gue suka si Mens Rea Panji, pecah loh ini seruu, kan soal keyakinan, kita lihat aja seru kan," balas Ahok

"Lu udah ninggalin masalah nih di Indonesia," timpal Denny. 

"Oh, enggak enggak masalah dong. Justru itu kan edukasi. Edukasi. Itu yang gua suka dari Panji. Kita perlu mengedukasi supaya masyarakat tuh paham," pungkas Ahok

Intinya, podcast ini frontal membahas politik, hukum, putusan MK, dan kritik pada praktik kekuasaan. 

Pandji Kritik Wapres Gibran 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diroasting oleh Komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan Mens Rea. 

Sebagai informasi, Mens Rea merupakan pertunjukan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono yang sebelumnya digelar dalam format tur di 10 kota sepanjang 2025. 

Puncak tur berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, dengan kapasitas hingga 10.000 penonton, dan disebut-sebut sebagai pertunjukan komedi tunggal terbesar di Asia Tenggara.

Kini, Mens Rea dapat disaksikan secara penuh dan tanpa sensor melalui platform Netflix.

Nah, baru-baru ini viral materi stand-up comedy spesial "Mens Rea" karya Pandji Pragiwaksono yang menyinggung fisik mata Wapres Gibran 'mata ngantuk'.  

Adapun roasting Pandji kepada Gibran berlangsung saat gelaran stand-up comedy bertajuk 'Mens Rea' di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada 30 Agustus 2025 lalu.

Kini, show Pandji tersebut sukses menempati posisi #1 di Top 10 Acara Netflix Indonesia sejak rilis pada Sabtu, (27/12/2025) lalu.

Setelah tayang di Netflix, Show Mens Rea viral dan mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan. 

Salah satunya penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Tompi mengatakan teguran keras bahwa menertawakan kondisi medis bernama Ptosis bukanlah bentuk kritik yang cerdas.

Namun, di tengah viralnya soal ini,  Gibran justru menunjukkan respons yang berkelas dalam unggahan video terbarunya. 

Tampak Gibran bersama para seniman ternama seperti Rossa, Maudi Ayunda, Iko Uwais, Tompi, D'masiv, Melany Richardo dan masih banyak lagi, mereka kompak untuk membantu para korban bencana di Sumatera. 

Dengan cara melalui pertunjukan budaya, penggalangan dana, hingga berbagai inisiatif kemanusiaan lainnya, seperti konser amal “100 Musisi Heal Sumatra” serta dukungan dari insan perfilman melalui penyaluran donasi dari pendapatan film Timur.

Untuk itu Gibran pun mengucapkan terimakasih yang mendalam atas rasa kemanusiaan yang dilakukan oleh para seniman  Indonesia. 

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian dan empati mendalam melalui aksi kemanusiaan untuk membantu Saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra," tulis Gibran pada Selasa, (6/1/2026). 

Dalam kesempatan yang sama, Gibran menegaskan bahwa jika kita bersatu maka bangsa ini akan jauh lebih baik. 

"Sejarah membuktikan, dengan bersatu, bangsa ini selalu bisa bangkit dan lebih baik," tutupnya. 

Baru beberapa menit setelah diunggah, unggahan Gibran pun langsung ramai diserbu beragam komentar. 

"Bukan yang cuma bisa stand up,ininih aksi nyata membantu, bukan melawak,"

"panji apa yg sudah d dedikasikan buat negriini?," 

"Mantab Mas Wapres dan Para Seniman,"

Tulis netizen dengan beragam reaksi di kolom komentar. 

Sebelumnya Gibran juga sempat mengunggah konten dengan memakai lagu berjudul Lagu Melayu yang dirilis Pandji pada 2018 silam.

Dalam konten tersebut, Gibran mendatangi Doss Guava XR Studio di Jakarta Selatan.

'Mampir ke Doss Guava XR Studio, ruang film berbasis teknologi extended reality yang sangat membanggakan' tulis Gibran dalam keterangan video.

'Pemerintah harus mendorong generasi muda dan insan kreatif melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi'  imbuhnya. 

'Saya yakin sekali, industri film Indonesia akan dapat tumbuh berkelanjutan serta mampu bersaing di tingkat global. Gas!,' pungkasnya.

Bayaran Fantastis Pandji di Mens Rea 

Saat tampil di podcast YouTube Juan & Eve, Pandji sempat buka-bukaan mengenai pendapatannya dari Mens Rea.

"Berapa pendapatan lo dari show Mens Rea in total?," tanya Juan dikutip dari YouTube Juan & Eve, Selasa (6/1/2025).

Awalnya Pandji tidak mengungkap secara pasti nominal pendapatannya.

Ia hanya memastikan belum ada komika di Indonesia yang pendapatannya fantastis setara dengan  pendapatan dari Mens Rea.

"Pokoknya gue bisa bilang, tidak ada satupun komika di Indonesia yang bayarannya sebesar bayaran gue untuk Mens Rea," papar Pandji.

Juan mendesak Pandji untuk membocorkan nominal pendapatan secara jelas.

Pandji kemudian memberi clue lewat berapa jumlah nol dalam pendapatannya.

Juan pun kaget mendapati fakta bahwa pendapatan Pandji mencapai miliaran.

"Anj**, di atas Rp 1 M," seru Juan kaget.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved