Selasa, 9 Juni 2026

Berita Kriminal

Polisi Tangkap 7 Remaja Diduga Geng Motor, Aniaya dan Bacok Warga Lempuing Bengkulu

Penangkapan dilakukan pada Senin (19/1/2026) setelah aparat kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan keterangan di lapangan.

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
PENANGKAPAN GENG MOTOR - Team Resmob Macan Gading Satreskrim Polresta Bengkulu menangkap tujuh remaja yang diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan. Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin (19/1/2026) setelah aparat kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan. 

Ringkasan Berita:
  • Polresta Bengkulu menangkap tujuh remaja yang diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan anak
  • Penangkapan dilakukan pada Senin (19/1/2026) setelah aparat kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan
  • Korban berinisial MFA (17), warga Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Team Resmob Macan Gading Satreskrim Polresta Bengkulu menangkap tujuh remaja yang diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan terhadap anak. 

Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin (19/1/2026) setelah aparat kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan di lapangan.

Kasus kekerasan terhadap anak ini terjadi di Jalan Lempuing, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu

Peristiwa tersebut menimpa seorang remaja berinisial MFA (17), warga Kelurahan Lempuing, yang menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok geng motor. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek serius pada tangan kanan dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan data kepolisian, peristiwa bermula pada 17 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, saat itu pelapor yang merupakan keluarga korban mendapatkan informasi dari anak tetangga bahwa MFA telah dibacok oleh sekelompok geng motor. 

Mendapat kabar tersebut, pelapor segera mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam kondisi terluka dengan tangan yang telah diperban seadanya.

Melihat kondisi korban yang cukup parah, pelapor langsung membawa korban ke rumah sakit di Kota Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari keterangan yang dihimpun kepolisian, sebelum kejadian kekerasan terhadap anak itu terjadi, korban bersama tiga temannya tengah duduk di depan Warung Oka sambil bermain gim. 

Tiba-tiba, mereka didatangi oleh segerombolan geng motor yang langsung melakukan penyerangan tanpa sebab yang jelas. 

Teman-teman korban sempat melarikan diri, namun MFA terlambat menyelamatkan diri sehingga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekitar lima orang pelaku.

Korban kemudian berusaha melarikan diri ke arah pemukiman warga, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. 

Setelah situasi mereda, korban baru menyadari bahwa tangan kanannya mengalami luka sobek akibat senjata tajam. 

Atas kejadian kekerasan terhadap anak itu, pihak keluarga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Bengkulu.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved