Anak Hanyut di Rejang Lebong

Tangis Pecah Keluarga Anak Hanyut di Rejang Lebong saat Pencarian di Danau Suro 'Nini Pulanglah'

Tangis Keluarga Pecah di Danau Suro, Keluarga Korban : “Nini Pulanglah…”.

|
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com/M Rizki Wahyudi
PENCARIAN - Kolase foto keluarga korban dan proses pencarian di kawasan Danau Suro Kepahiang pada Sabtu (10/1/2026). Proses pencarian terhadap korban belum membuahkan hasil dan terus dilakukan hingga sekarang. 
Ringkasan Berita:
  • Hari kedua pencarian bocah perempuan berusia 8 tahun yang dilaporkan hanyut belum berhasil ditemukan, pada Sabtu (10/1/2026).
  • Korban Isnati Husnaini, seorang pelajar sekolah dasar yang merupakan warga BTN Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah, Rejang Lebong. 
  • Bocah malang ini terbawa arus saluran air atau siring disekitar rumahnya. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) siang

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Memasuki hari kedua pencarian bocah perempuan berusia 8 tahun yang dilaporkan hanyut belum berhasil ditemukan, pada Sabtu (10/1/2026).

Korban diketahui bernama Isnati Husnaini, seorang pelajar sekolah dasar yang merupakan warga BTN Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah, Rejang Lebong. 

Bocah malang ini terbawa arus saluran air atau siring disekitar rumahnya. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) siang saat hujan deras mengguyur wilayah Rejang Lebong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke dalam saluran air saat pulang ke rumah bersama saudari kembarnya.

Derasnya arus air akibat hujan membuat korban terseret hingga akhirnya menghilang.

Pada hari kedua pencarian, orangtua dan keluarga korban turut turun langsung ke Danau Suro, Kabupaten Kepahiang yang diduga menjadi lokasi akhir aliran air tempat korban terseret.

Baca juga: Bupati Fikri Turun Langsung Pimpin Pencarian Bocah Hanyut di Rejang Lebong

Mereka tampak menyaksikan proses pencarian dari pinggir danau dengan penuh harap.

Suasana haru menyelimuti lokasi pencarian. Kedua orangtua korban bersama saudara kembarnya terlihat terus memanggil-manggil nama korban dari pinggir danau.

“Nini… Niniii… Ninii…,”teriak Nana, saudara kembar korban, sambil menangis.

Pihak keluarga juga tampak memanjatkan doa di sekitar lokasi pencarian, berharap korban segera ditemukan. Nana mengaku melihat langsung detik-detik korban hanyut terbawa arus.

Hingga Sabtu siang sekira pukul 14.00 WIB, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dibantu warga setempat.

“Nini muncullah, Nini. Ayah, ibu, dan Nana sudah menunggu dan datang,” ucap keluarga korban dengan suara lirih di lokasi pencarian.

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved