Polemik PPP Bengkulu
Ketum PPP Mardiono Pecat Lima Ketua DPC PPP di Provinsi Bengkulu
Ketum PPP Pecat Lima Ketua DPC di Bengkulu, Ketua DPW April Yones: Kader Diminta Tetap Tenang
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- DPP PPP dikabarkan mengambil langkah tegas dengan memberhentikan lima Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Provinsi Bengkulu.
- Kelima Ketua DPC yang diberhentikan tersebut berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, Lebong, Kota Bengkulu, dan Kabupaten Kaur.
- DPP PPP juga dikabarkan memberikan sanksi kepada sejumlah anggota DPRD dari PPP yang tidak menghadiri kegiatan halal bihalal DPW PPP Bengkulu beberapa waktu lalu.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Polemik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Provinsi Bengkulu kian memanas. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP dikabarkan mengambil langkah tegas dengan memberhentikan lima Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Provinsi Bengkulu.
Kebijakan ini muncul setelah beredarnya surat keputusan yang diduga palsu terkait pemecatan Ketua DPW PPP Bengkulu, April Yones, yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal DPP PPP, Taj Yasin.
Menanggapi ini, Ketua Umum PPP, Mardiono disebut langsung mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan keputusan pemecatan terhadap lima Ketua DPC PPP di Bengkulu.
Kelima Ketua DPC yang diberhentikan tersebut berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, Lebong, Kota Bengkulu, dan Kabupaten Kaur.
Ketua DPW PPP Bengkulu, April Yones membenarkan adanya keputusan pemecatan tersebut. Ia menyebut saat ini proses pemberhentian masih dalam tahapan administrasi sebelum dieksekusi secara resmi.
“Benar, ada pemecatan terhadap lima Ketua DPC PPP di Bengkulu, termasuk ada juga Sekretaris dan bendahara. Saat ini masih dalam proses dan akan segera dieksekusi,” ujar April Yones, dikonfirmasi Jum'at siang (10/4/2026).
April Yones yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Seluma ini menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban organisasi dan menjaga soliditas partai di daerah.
Selain pemecatan lima Ketua DPC dan beberapa pengurusnya, DPP PPP juga dikabarkan memberikan sanksi kepada sejumlah anggota DPRD dari PPP yang tidak menghadiri kegiatan halal bihalal DPW PPP Bengkulu beberapa waktu lalu.
“Sanksi juga diberikan kepada beberapa anggota dewan dari PPP yang menurut DPP telah melanggar AD/ART karena tidak hadir dalam beberapa kegiatan partai. Ini bagian dari penegakan disiplin dan keberlanjutan organisasi,” jelasnya.
Di tengah dinamika yang terjadi, April Yones mengimbau seluruh kader PPP di Bengkulu untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Baca juga: Konflik PPP Bengkulu Memanas, Fepi Suheri Tantang DPP Buktikan Pelanggaran
Ia juga meminta kader tetap solid serta berpegang pada kepemimpinan Ketua Umum PPP.
“Saya minta seluruh kader tetap tenang, jangan terpancing provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kita tetap berpatokan pada kepemimpinan Ketua Umum, Mardiono” tegas April Yones.
April Yones optimistis, polemik yang terjadi saat ini justru akan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal partai.
Ia berharap, setelah proses penataan organisasi selesai, PPP di Bengkulu akan semakin solid dan mampu meningkatkan perolehan suara pada agenda politik mendatang.
“Kita optimis setelah ini PPP Bengkulu akan semakin solid dan semakin besar ke depannya,” tutup April Yones.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/April-Yones-ketuaa-DPRD-Seluma.jpg)