Rabu, 29 April 2026

Berita Seluma

Saat Kemarau, Irigasi Bendung Air Seluma Ramai Didatangi Masyarakat

Masuk Musim Kemarau, Irigasi Bendung Air Seluma Ramai Didatangi Masyarakat. BWSS 7 Sampaikan Ini

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com/Yayan Hartono
KEMARAU: Inilah irigasi BS 0 Bendung Air Seluma di Kelurahan Lubuk Kebur di foto Senin petang 30 Maret 2026. Irigasi ini mulai ramai didatangi masyarakat jika masuk musim kemarau 
Ringkasan Berita:
  • Irigasi Bendung Air Seluma di Kabupaten Seluma, Bengkulu, mulai ramai dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. 
  • Irigasi Bendung Air Seluma pada dasarnya diperuntukkan sebagai penunjang kebutuhan air bagi lahan pertanian yang ada di Kabupaten Seluma.
  • Masyarakat diimbau tidak menjadikan saluran irigasi sebagai tempat aktivitas yang berisiko tinggi, seperti mandi atau bermain air, terutama bagi anak-anak. 

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Memasuki musim kemarau, irigasi Bendung Air Seluma di Kabupaten Seluma, Bengkulu, mulai ramai dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. 

Kondisi ini terjadi seiring berkurangnya sumber air bersih di sejumlah wilayah, sehingga masyarakat mulai bergantung pada aliran irigasi sebagai alternatif untuk kebutuhan rumah tangga. Pantauan Tribunbengkulu.com, aktivitas warga di sekitar irigasi meningkat, mulai dari mengambil air, mencuci hingga kebutuhan domestik lainnya.

Menanggapi inj, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu, Wiel Mushawiry Suryana, mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat memanfaatkan aliran irigasi.

Irigasi Bendung Air Seluma pada dasarnya diperuntukkan sebagai penunjang kebutuhan air bagi lahan pertanian yang ada di Kabupaten Seluma.

“Tetap waspada, utamakan keselamatan saat berada atau memanfaatkan air irigasi Bendung Air Seluma,” ujar Wiel Mushawiry Suryana dikonfirmasi Tribunbengkulu.com, Senin petang (30/3/2026). 

Kondisi arus air di saluran irigasi tidak selalu stabil dan dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga berpotensi membahayakan jika tidak diwaspadai.

Baca juga: Launching Seleksi Paskibra 2026, Kesbangpol Seluma Siap Jaring Putra-Putri Terbaik

Untuk itu, pihak BWSS VII Bengkulu telah memasang sejumlah papan peringatan di beberapa titik, khususnya di area yang dianggap rawan. Salah satunya berada di lokasi BS 0 yang sering menjadi titik aktivitas masyarakat.

“Di lokasi BS 0 sudah kami pasang plang peringatan. Mohon untuk diperhatikan, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Wiel. 

Wiel juga mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan saluran irigasi sebagai tempat aktivitas yang berisiko tinggi, seperti mandi atau bermain air, terutama bagi anak-anak.

Selain berbahaya, hal tersebut juga dapat mengganggu fungsi utama irigasi sebagai penyuplai air bagi pertanian.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan irigasi secara bijak serta tetap mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang oleh petugas.

Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar irigasi saat musim kemarau, kewaspadaan menjadi hal utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

“Keselamatan tetap yang utama. Manfaatkan air secukupnya, tapi tetap perhatikan risiko yang ada,” pesa Wiel Mushawiry Suryana. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved