Rabu, 15 April 2026

Begini Proses Pembuatan Alat Musik Dol Bengkulu, Terbuat Dari Bonggol Kelapa dan Kulit Sapi

Dol merupakan alat musik tradisional khas Provinsi Bengkulu yang terbuat dari bonggol pohon kelapa dan kulit sapi.

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
Beta Misutra/Tribunbengkulu.com
Salah satu tempat pembuatan alat musik Dol di Kota Bengkulu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dol merupakan alat musik tradisional khas Provinsi Bengkulu yang terbuat dari bonggol pohon kelapa dan kulit sapi.

Pertama-tama, bahan utama yang harus disediakan yakni bonggol kelapa, yang didapat dengan membeli langsung dari pemilik pohon kelapa.

"Untuk dapatkan bonggol kelapa ini bisa langsung kita beli dari pemilik pohon, ada juga pengepul yang khusus menjual Bonggol kelapa ini. Kalau beli dari petani itu murah, kadang dikasih saja. Beda jika beli di pengepul, itu harga bonggol yang sudah dibersihkan itu Rp 300 ribu," kata Syahrul Afruzi (52) salah satu pengerajin alat musik di Kota Bengkulu.

Bonggol kelapa tersebut dibentuk menyerupai bentuk setengah bola oval, mirip alat musik perkusi dengan dilubangi pada bagian tengah bonggolnya.

 

Selanjutnya bonggol kelapa yang sudah dilubangi tengahnya itu dijemur sampai bonggol kelapa benar-benar kering. Proses penjemuran berlangsung kurang lebih sekitar 1 bulan lamanya.

"Proses pengeringan bonggol kelapa ini merupakan hal yang sangat penting. Pohon kelapa ini kan mengandung banyak air, makanya harus benar-benar kering agar nanti saat dipasang kulit sapi pada bonggol dia tidak kendur lagi," ujar Syahrul Afruzi.

Setelah bonggol kelapa dipastikan benar-benar sudah kering, selanjutnya bonggol kelapa di amplas untuk kemudian di plitur. Kemudian bonggol diberi pewarnaan dengan menggunakan cat kayu dan dibiarkan hingga kering.

 

Terakhir proses pemasangan kulit sapi yang telah kering, sama dengan bahan kulit bedug, dipasang ke bonggol kelapa dengan menggunakan paku khusus. Terakhir bonggol dipasangi rotan yang sebelumnya sudah dibentuk, dipasang antara kulit pinggir dol sampai ke bagian bawah dudukan Dol.

"Dol juga dilingkari tali tambang sebagai pegangan untuk mengangkat dol ini, " Ungkap Afruzi.

Syahrul Afruzi menyebutkan alat musik Dol ini sendiri terdiri dari berbagai ukuran, dimana ukurannya dinilai dari diameter lingkarannya. Ditempatnya sendiri ada 2 ukuran Dol yakni ukuran kecil dengan diameter 45 - 50 cm dan ukuran besar 51 - 60 cm

"Diameter lingkaran ini juga menentukan harganya, kalau untuk yang kecil disini dijual Rp 1.800.000 perbuah dan ukuran besar Rp 2.500.000 perbuah, " katanya.

Sedangkan untuk harga bahan sendiri, Bonggol kelapa dibeli dengan harga Rp 300 ribu untuk yang belum dibentuk dan Rp 600 ribu untuk yang sudah dibentuk dan dilubangi.

Sedangkan untuk harga kulit sapi, biasanya dibeli dengan harga Rp 100 - 150 ribu per lembar, yang cukup untuk membuat 4 Dol per lembarnya, dan Rotan dibeli per kilo seharga Rp 22 ribu.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved