Berita Bengkulu
Ancaman Rabies Mengintai, Bengkulu Hanya Miliki 2.000 Dosis Vaksin
Ancaman rabies di Bengkulu mengintai, sementara ketersediaan vaksin hanya sekitar 2.000 dosis.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Rabies di Bengkulu menjadi perhatian karena dapat menular ke manusia.
- Ketersediaan vaksin rabies sekitar 2.000 dosis.
- Pengadaan vaksin menunggu arahan PPKAD di tengah efisiensi anggaran.
- Disnakkeswan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk vaksin.
- Vaksin didistribusikan ke lima kabupaten prioritas.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ancaman rabies yang dapat menular dari hewan ke manusia masih mengintai di Bengkulu, sementara ketersediaan vaksin terbatas, hanya sekitar 2.000 dosis.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Disnakkeswan Bengkulu, drh. Indah Permatasari, menjelaskan bahwa rabies menjadi perhatian serius karena tingkat penularannya yang tinggi.
“Penyakit rabies ini merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya,” ungkap Indah saat ditemui TribunBengkulu.com, Selasa (14/4/2026) pukul 11.26 WIB.
Ketersediaan dan Pengadaan Vaksin
Ia mengatakan bahwa setiap tahun pemerintah daerah tetap mengupayakan pengadaan vaksin rabies meskipun dalam jumlah terbatas, termasuk pada tahun ini di tengah kondisi efisiensi anggaran.
“Walaupun dalam kondisi efisiensi, sebenarnya di anggaran kita ada sekitar 2.000 dosis vaksin. Namun, saat ini kita masih menunggu arahan dari PPKAD. Apabila diizinkan, maka pengadaan akan segera dilaksanakan,” jelas Indah.
Selain mengandalkan anggaran daerah, pihaknya juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan vaksin tidak terhambat.
“Kita tidak bisa hanya menunggu, sehingga kami sudah bersurat ke Direktorat Kesehatan Hewan. Alhamdulillah, sebelum Ramadan lalu kita sudah menerima distribusi sebanyak 2.000 dosis vaksin,” tambah Indah.
Distribusi Vaksin ke Daerah Prioritas
Vaksin tersebut kemudian langsung disalurkan ke lima kabupaten yang menjadi prioritas, yakni Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Mukomuko, dan Lebong.
Menurutnya, daerah-daerah tersebut dipilih karena memiliki tingkat populasi hewan penular rabies yang cukup tinggi.
“Itu merupakan daerah prioritas dengan populasi hewan yang tinggi, sehingga kita fokuskan distribusi ke wilayah tersebut,” tutup Indah.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini
| Pemprov Bengkulu Terus Upayakan Vaksin Rabies, Salurkan ke 5 Kabupaten |
|
|---|
| Wagub Mian Dorong Optimalisasi PAD, Pajak Air Permukaan Jadi Sorotan Utama |
|
|---|
| Menang Pemilu Malah Disingkirkan! Kader PPP Bengkulu Tengah 'Prestasi Kami Diabaikan' |
|
|---|
| Ketua DPC PPP Bengkulu Tengah Dipecat Mendadak : 'Saya Tahu dari Media, Salah Saya Apa?' |
|
|---|
| Masalah Lapter Bengkulu Selatan Mulai Ada Titik Terang, Pemda dan AURI Duduk Bareng Bahas Aset |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Suasana-saat-vaksinasi-rabies.jpg)