Ade Khairil, Pebasket Asal Bengkulu Optimis Tembus Klub Profesional
Ade Khairil pebasket asal Desa Nakau Bengkulu Tengah ini optimis bisa bergabung di klub profesional yang berlaga di Indonesian Basketball League (IBL)
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ade Khairil pebasket asal Desa Nakau Bengkulu Tengah ini optimis bisa bergabung di klub profesional yang berlaga di Indonesian Basketball League (IBL).
Atlet basket kelahiran 14 Agustus 1999 ini mengawali karir di dunia basket dari ajakan sang kakak. Saat itu Ade masih duduk di bangku SMP kelas tiga.
Menginjak di bangku SMA, Ade mengikuti klub basket di luar sekolah selain ekstrakurikuler. Klub pertama yang Ade ikuti adalah Satria Rafflesia, tak bertahan lama kemudian ia bergabung di klub King spark.
Bersama King Spark, Ade fokus dalam latihan dan mencari posisi yang cocok untuknya.
Selama SMA, meski kerap berlatih dan mengikuti kejuaraan. Ade mengaku dewi fortuna belum berpihak dan hanya bisa mengambil pelajaran dari kekalahan yang didera.
Dengan rasa pantang menyerah saat Ade berada di bangku kuliah tetap mengikuti unit kegiatan mahasiswa (UKM) basket di kampus Universitas Hazairin.
Mewakili universitas, Ade acapkali menjuarai kejuaraan baik lokal maupun nasional.
Pada 2018, bersama tim mampu menyabet juara 2 Liga Dikti di palembang. Dua kali juara satu Poltekes Cup Poltekes Kemenkes Bengkulu.
Juara dua Liga Gubernur, dua kali juara satu kompetisi three x three dan juara satu Kompetisi Basket Mahasiswa Bengkulu pada 2021 lalu.
Ia juga pernah mewakili Provinsi Bengkulu dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional. Namun ia harus puas berada di posisi ke enam se Indonesia.
Sejak masih di bangku kuliah pun ia bergabung di klub basket Patriot, bersama klub ini Ade mengaku sering keluar sebagai juara.
"Kalau tidak salah ingat, tidak kurang dari 15 kali kami menjuarai kompetisi hingga saat ini," ujar Ade kepada TribunBengkulu.com.
Saat berada di klub, Ade mengambil posisi Center yang bertugas mengolah bola dan berada di bawah ring.
"Sesuai kebutuhan tim saja, tapi untuk posisi yg lain saya juga bisa tergantung choach. Kalau posisi yang nyaman ya posisi 3 dan 4 atau posisi smart forward dan point forward," ujarnya.
Menurut penuturan Ade, posisi 3 dan 4 lebih bisa bebas bermain, bisa dribbling bola dan cetak three point. Selain itu ia juga bisa memberikan asist dan bisa bermain terbuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ade-Khairil-Pebasket-Asal-Bengkulu.jpg)