Apakah Harga Minyak Goreng Bakal Terus Setinggi Ini? Apa Bisa Turun? Ini Penjelasan Mendag
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan harga minyak goreng kemasan berpotensi mengalami penurunan, sesuai dengan mekanisme pasar yang berlaku.
TRIBUNBENGKULU.COM, JAKARTA - Sejak aturan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng dicabut, minyak goreng pun mulai beredar lagi di pasaran.
Namun, harganya tak sama lagi. Harga minyak goreng yang sebelumnya Rp 14.000 melambung tinggi jadi di atas Rp 20 ribu per liter.
Harganya pun bervariasi tiap daerah. Berdasarkan data yang didapat TribunBengkulu.com, harga tertinggi adal di wilayah Sulawesi Tenggar yang mencapai Rp 57.500 per kilogram.
Sementara harga rata-rata minyak goreng kemasan bermerek 2 secara nasional mencapai Rp 21.300 per kg.
Harga tertinggi berada di Baubau, Sulawesi Tenggara mencapai Rp 48.750 per kg.
Lantas apakah harga minyak goreng ini bakal terus setinggi ini? Apakah ada tanda-tanda bakal turun?
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan harga minyak goreng kemasan berpotensi mengalami penurunan, sesuai dengan mekanisme pasar yang berlaku.
“Saya juga melihat ketersediaannya cukup. Nanti, jika merek minyak gorengnya makin banyak, harganya akan menurun sesuai dengan kompetisi dan leveling dari market mereka,” ujar Mendag dalam keterangannya, seperti dikutip Kompas.com, Minggu (20/3/2022).
Mendag juga mengatakan bakal menggandeng berbagai pihak terkait, termasuk pelaku usaha ritel sebagai distributor agar menciptakan harga minyak goreng kemasan yang lebih murah.
“Diperkirakan dalam seminggu ke depan merek-merek sudah mulai keluar dan harganya sudah bisa lebih baik (turun)," ucap Lutfi.
Berdasarkan hasil tinjauannya di ritel modern di Jakarta Timur dan Jakarta Utara, Mendag menyebut stok minyak terpantau normal, bahkan melimpah.
Selain itu kata dia, berdasarkan informasi dari penjual, banyaknya permintaan toko terhadap kebutuhan minyak goreng sudah bisa dipenuhi 100 %.
Harga minyak goreng terbaru mulai diberlakukan sejak Harga Eceran Tertinggi (HET) dicabut pemerintah.
Berikut daftar harga terbaru minyak goreng yang dihimpun TribunBengkulu.com dari pedagang pasar tradisional, minimarket, Indomaret, serta distributor yang ada di Kota Bengkulu:
Harga di bawah ini dapat berubah sewaktu-waktu dan akan berbeda di setiap daerah.
Hypermart Bengkulu
- 1 liter Filma Rp 28.200
- 2 liter Filma Rp 56.400
- 1 liter Sania Rp 28.200
- 2 liter Sania Rp 56.400
- 1 liter Hemat Rp 26.250
- 2 liter Hemat Rp 52.200
- 1 liter Harumas Rp 29.850
- 2 liter Harumas Rp 59.700
Indomaret
- Rose Brand 1 liter : Rp. 24.000
- Rose Brand 2 liter : Rp. 47.500
- Tropical 1 liter : Rp. 26.200
- Tropical 2 liter : Rp. 51.700
- Bimoli 1 liter : Rp. 24.500
- Bimoli 2 liter : Rp. 48.700
- Sunco 1 liter : Rp. 25.300
- Sunco 2 liter: Rp 49.500
Distributor
- SIIP 1,8 liter: Rp 45.000
- SIIP 900 mililiter : Rp. 23.000
- Tawon 900 mililiter : Rp. 23.000
- Tawon 2 liter : Rp. 47.000
- Sania 1 liter : Rp. 26.000
- Sania 2 liter : Rp. 51.000
Fresh kapuas
- Grandco 900 mililiter : Rp. 20.000
- Grandco 1 liter : Rp. 21.600
- Grandco 2 liter : Rp. 43.400
- Vipco 500 mililiter : Rp. 11.100
- Vipco 1 liter : Rp. 21.500
- Vipco 2 liter : Rp. 42.300
Pasar Panorama
- Tawon 1 liter: Rp 24.000
- Tawon 2 liter: Rp 48.000
- Sovia 1 liter : Rp 26.000
- Sovia 2 liter : Rp 52.000
- SIIP 1 liter : Rp 23.000
- SIIP 2 liter : Rp 46.000
- Sunco 1 liter : Rp 30.000
- Sunco 2 liter : Rp 60.000
- Fortune 1 liter : Rp 27. 500
- Fortune 2 liter : Rp 55.000
- Domus 1 liter : 26.000
- Domus 2 liter : Rp 52.000
Pasar Minggu
Bimoli 2 Liter: Rp 50.000
Sunco 1 Liter: Rp 26.000
Rose Brand 1 Liter: Rp 28.000
Tawon 2 Liter: Rp 48.000-Rp 50.000
SIIP 1 Liter: Rp 23.000
SIIP 2 Liter: Rp 48.000
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/MINYAK-GORENG-DI-HYPERMART.jpg)