Jaksa Tegaskan Ada Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi Replanting Sawit di Bengkulu Utara

Kasidik Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo menegaskan ada kerugian negara di kasus dugaan korupsi replanting sawit di Bengkulu Utara.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus yang ditangani Kejati Bengkulu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo menegaskan ada kerugian negara di kasus dugaan korupsi replanting sawit di Bengkulu Utara.


Replanting sawit ini adalah program Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit dengan anggaran pengajuan 2019-2020 sebesar Rp 150 miliar.


Setidaknya, ada 29 kelompok tani yang masuk dalam program replanting ini. Setiap kelompok memiliki anggota kurang lebih 100 orang.


Kejati Bengkulu menemukan adanya penerima yang tidak sesuai peruntukan.


Ada juga pelaksanaan di lapangan yang tidak sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penerimaan.


Salah satu indikasinya, lanjut Danang, adalah adanya lahan yang di lapangan bukanlah kebun sawit, namun dimasukkan dalam program replanting.


Pihak Kejati sendiri sudah menyita Rp 13 miliar dari kasus ini.


"Soal adanya kerugian negara, kita malah meyakini lebih dari itu," kata Danang kepada TribunBengkulu.com, Rabu (23/3/2022).


Dijelaskan Danang, pihaknya sangat berhati-hati dalam menangani kasus ini. Terutama, karena kasusnya sudah berlangsung pada 2019 dan 2020 lalu, dengan penerima ribuan orang.


"Dananya lumayan fantastis. Penyidik butuh kehati-hatian. Tidak bisa grasak-grusuk menyimpulkan," kata Danang.


Menurut Danang, kasus dugaan korupsi replanting ini berbeda dengan kasus-kasus lain yang modusnya simpel.


Kejati sendiri masih belum menetapkan tersangka dari kasus ini, meski sudah memeriksa puluhan orang.
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved